Kobar terbaik ke-2 penghargaan PPKM awards 2023
Rabu, 12 Juli 2023 17:04 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kobar Achmad Rois saat menyampaikan pencapaian pihaknya meraih penghargaan dalam PPKM awards 2023 di ruang kerjanya, Rabu (12/7/2023) ANTARA/HO.
Pangkalan Bun (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Achmad Rois menyatakan bahwa beberapa fasilitas kesehatan dan keterlibatan perusahaan maupun organisasi di wilayah ini pada saat pandemi COVID, dianggap berhasil dan mendapatkan posisi terbaik ke-2 di ajang PPKM Awards 2023.
Kobar berhasil meraih penghargaan PPKM Awards 2023.
"Alhamdulillah daerah kita terbaik 2 untuk wilayah Kalimantan bersama dua kabupaten yang di pulau Kalimantan dalam hal melaksanakan PPKM," kata Achmad Rois di Pangkalan Bun, Rabu.
Adapun fasilitas yang berhasil meraih penghargaan yakni Rumah Sakit Harapan Insani, dan untuk organisasi pendukung terhadap upaya-upaya PPKM yaitu CBI Group dan Yayasan Abdul Rasyid Foundation, klinik swasta dari Astra Agro Lestari. Dan untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama milik Pemerintah Kabupaten Kobar adalah Puskesmas Madurejo.
Achmad Rois mengungkapkan, dengan mendapatkan penghargaan PPKM Awards 2023 tersebut memberikan suatu kebahagiaan bagi fasilitas kesehatan di Kabupaten Kobar.
"Ini bentuk perjuangan dan kerjasama yang baik dari seluruh komponen yang terlibat dalam upaya penangan pandemi COVID-19, sehingga membuahkan hasil yang positif," ungkapnya.
Kepala Dinkes Kobar itu mengatakan, pemerintah pusat memiliki variabel atau upaya upaya yang dinilai pada setiap fasilitas kesehatan di kota/kabupaten terhadap penanganan pandemi COVID-19.
Baca juga: Beberapa desa di Kobar terendam air setinggi 60 cm
"Salah satunya upaya pencegahan melalui suatu promosi dan vaksinasi, pembatasan-pembatasan yang sesuai dengan regulasi yang ditetapkan, dan upaya memberikan vaksinasi sebanyak-banyaknya bagi masyarakat di wilayah kerja," ungkapnya lagi.
Dia berharap, masyarakat dapat belajar banyak hal dari terjadinya pandemi COVID-19 yang lalu, salah satunya dalam mengurangi faktor resiko terhadap penularan penyakit.
"Suatu pembelajaran yang baik, meminimalkan, menghindari serta meniadakan faktor risiko dari penularan penyakit, hal ini yang diajarkan pada kita sekalian supaya kita lebih patuh, tertib, meningkatkan tatanan perilaku hidup bersih dan sehat," demikian Achmad Rois.
Baca juga: DP3AP2KB Kobar minta masyarakat laporkan tindak kekerasan pada anak
Baca juga: Pj Bupati Kobar ingatkan Dishub dan tim tetap solid atasi berbagai persoalan
Baca juga: Pemkab Kobar segera laksanakan pilkades serentak di 36 desa
Kobar berhasil meraih penghargaan PPKM Awards 2023.
"Alhamdulillah daerah kita terbaik 2 untuk wilayah Kalimantan bersama dua kabupaten yang di pulau Kalimantan dalam hal melaksanakan PPKM," kata Achmad Rois di Pangkalan Bun, Rabu.
Adapun fasilitas yang berhasil meraih penghargaan yakni Rumah Sakit Harapan Insani, dan untuk organisasi pendukung terhadap upaya-upaya PPKM yaitu CBI Group dan Yayasan Abdul Rasyid Foundation, klinik swasta dari Astra Agro Lestari. Dan untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama milik Pemerintah Kabupaten Kobar adalah Puskesmas Madurejo.
Achmad Rois mengungkapkan, dengan mendapatkan penghargaan PPKM Awards 2023 tersebut memberikan suatu kebahagiaan bagi fasilitas kesehatan di Kabupaten Kobar.
"Ini bentuk perjuangan dan kerjasama yang baik dari seluruh komponen yang terlibat dalam upaya penangan pandemi COVID-19, sehingga membuahkan hasil yang positif," ungkapnya.
Kepala Dinkes Kobar itu mengatakan, pemerintah pusat memiliki variabel atau upaya upaya yang dinilai pada setiap fasilitas kesehatan di kota/kabupaten terhadap penanganan pandemi COVID-19.
Baca juga: Beberapa desa di Kobar terendam air setinggi 60 cm
"Salah satunya upaya pencegahan melalui suatu promosi dan vaksinasi, pembatasan-pembatasan yang sesuai dengan regulasi yang ditetapkan, dan upaya memberikan vaksinasi sebanyak-banyaknya bagi masyarakat di wilayah kerja," ungkapnya lagi.
Dia berharap, masyarakat dapat belajar banyak hal dari terjadinya pandemi COVID-19 yang lalu, salah satunya dalam mengurangi faktor resiko terhadap penularan penyakit.
"Suatu pembelajaran yang baik, meminimalkan, menghindari serta meniadakan faktor risiko dari penularan penyakit, hal ini yang diajarkan pada kita sekalian supaya kita lebih patuh, tertib, meningkatkan tatanan perilaku hidup bersih dan sehat," demikian Achmad Rois.
Baca juga: DP3AP2KB Kobar minta masyarakat laporkan tindak kekerasan pada anak
Baca juga: Pj Bupati Kobar ingatkan Dishub dan tim tetap solid atasi berbagai persoalan
Baca juga: Pemkab Kobar segera laksanakan pilkades serentak di 36 desa
Pewarta : Safitri RA
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kotawaringin Barat
Lihat Juga
Wabup Kotawaringin Barat tekankan penguatan kerja sama wujudkan pendidikan bermutu
02 May 2026 17:48 WIB
Kejari Kobar sampaikan putusan sidang korupsi pembangunan pabrik tepung ikan
29 April 2026 16:01 WIB
Edukasi dan aksi nyata, PT GSDI tanamkan kesadaran lingkungan serta pencegahan karhutla
28 April 2026 13:22 WIB
Wabup Kobar sebut semangat otonomi penggerak terwujudnya pemerintahan lebih baik
27 April 2026 15:09 WIB
Bupati Kotawaringin Barat: Transaksi non tunai wujudkan pemerintahan desa bersih
25 April 2026 17:04 WIB