Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo menerima Presiden Bank Dunia Ajay Banga dan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, menjelang Konferensi Tingkat Tinggi ke-43 ASEAN pada 5-7 September.

Ajay Banga, yang datang dengan mengenakan setelan jas formal, tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 14.15 WIB; sementara Kristalina tiba pukul 14.45 WIB dengan mengenakan pakaian batik. Dua pimpinan lembaga keuangan internasional itu secara terpisah melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi.

Baca juga: 81,6 persen responden puas terhadap pemerintahan Jokowi

Turut mendampingi Jokowi dalam pertemuan dengan Ajay Banga ialah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Mansury.

Sementara itu, dalam pertemuannya dengan Kristalina, Jokowi didampingi oleh Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Baca juga: Jokowi sebut ASEAN butuh strategi taktis luar biasa hadapi kondisi dunia

Selain bertemu dengan Ajay dan Kristalina, Jokowi juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Ketua Forum Ekonomi Dunia (WEF) Klaus Schwab.
  Presiden Bank Dunia Ajay Banga (kedua kanan) bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar (kedua kiri) mengunjungi rehabilitasi mangrove yang berada di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Senin (4/9/2023). (ANTARA/HO-Kementerian LHK)
Selanjutnya, Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara menjelang dan selama berlangsungnya KTT ke-43 ASEAN.

Baca juga: Jokowi lakukan 13 pertemuan bilateral selama KTT ASEAN

KTT Ke-43 ASEAN diselenggarakan di bawah Keketuaan Indonesia dengan mengusung tema "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth".

Melalui tema tersebut, Indonesia ingin menjadikan ASEAN tetap relevan agar mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan, mendorong stabilitas, dan perdamaian kawasan. Indonesia juga terus memperkuat kerja sama konkret agar kawasan Asia Tenggara tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia.

Baca juga: Jokowi sebut ada terdapat 15 daerah dengan inflasi di atas nasional

Baca juga: Jokowi sebut Indonesia naik 10 peringkat negara berdaya saing dunia

Baca juga: Ini pesan Jokowi untuk presiden selanjutnya

Pewarta : Indra Arief Pribadi
Uploader : Ronny
Copyright © ANTARA 2024