Kuala Kurun (ANTARA) - Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Cici Susilawati mengingatkan sekaligus meminta kepada pemerintah kabupaten, agar gencar menyosialisasikan pentingnya makanan dengan menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) kepada masyarakat khususnya ibu-ibu.

Dengan demikian ibu-ibu semakin memahami pentingnya konsumsi pangan B2SA dan benar-benar memperhatikan setiap makanan yang disajikan kepada anggota keluarga, khususnya anak, kata Cici saat dihubungi dari Kuala Kurun, Jumat.

"Asupan makanan untuk anak harus benar-benar diperhatikan, supaya mereka bisa beraktivitas dengan sehat, aktif, dan produktif," sambung perempuan kelahiran Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing ini.

Selain itu, tutur politisi Partai Demokrat ini, menu B2SA juga dapat mencegah anak terkena stunting atau gagal tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi kronis.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan II, yang meliputi Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini meminta pemkab gencar menyosialisasikan pentingnya menu B2SA kepada ibu-ibu.

Sosialisasi dapat dikemas dengan melakukan berbagai kegiatan, seperti pelaksanaan lomba kreasi pangan lokal B2SA, yang baru saja dilaksanakan oleh Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) serta TP PKK kabupaten, akhir Agustus 2023.

Cici menyambut baik dan mendukung penuh lomba tersebut. Terlebih dari lomba tadi ada berbagai resep makanan yang bisa digunakan ibu-ibu untuk menyediakan makanan B2SA kepada anggota keluarga.

"Saya harap peserta lomba mau membagikan resep B2SA kepada ibu-ibu di lingkungan sekitar mereka, supaya ibu-ibu lainnya juga bisa menyajikan menu B2SA kepada anggota keluarga masing-masing," kata dia.

Baca juga: PT Investasi Mandiri ajak anak-anak Gunung Mas tanamkan PHBS sejak dini

Untuk diketahui, sebanyak 12 Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan yang ada di Gunung Mas mengikuti lomba kreasi pangan lokal B2SA tingkat kabupaten, yang dipusatkan di Kuala Kurun, Kamis (24/8).

Kepala DPKP Gunung Mas Eigh Manto melalui Sekretaris Kristening menyampaikan bahwa lomba bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B2SA.

"Lomba juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penerapan prinsip B2SA, serta mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA berbasis sumber daya lokal," demikian Kristening.

Baca juga: DPRD Gunung Mas bakal turun ke lapangan pantau limbah PT BMB

Baca juga: Gunung Mas wujudkan percepatan pembangunan sanitasi dan permukiman

Baca juga: Legislator Gumas minta orang tua dilibatkan dalam pemusnahan narkoba

Pewarta : Chandra
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024