Cikarang, Bekasi (ANTARA) - Persikabo 1973 gagal memetik kemenangan dalam 10 laga terakhir setelah ditaklukkan tim tamu PSIS Semarang dengan skor 2-3 dalam pekan ke-16 Liga 1 Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat.

Pada laga ini, Persikabo unggul terlebih dahulu melalui Yandi Sofyan. Namun, tim kebanggaan warga Bogor itu gagal memanfaatkan momentum setelah tim tamu PSIS mencuri tiga gol lewat Taisei Marukawa, Gali Freitas, dan Carlos Fortes.

Meski tuan rumah mampu memperkecil kedudukan lewat Roni Sugeng, tapi gol itu tak cukup menghindarkan mereka dari hasil buruk dalam 10 pertandingan terakhir musim ini.

Pada babak pertama, Persikabo sebagai tim tuan rumah membuka peluang gol pada menit ke-5 melalui Kaishu Yamazaki namun tendangan masih melambung di atas gawang.

Pada menit ke-13, Laskar Padjajaran mendapatkan peluang emas. Jose Varela yang berdiri bebas berhasil melepaskan umpan tarik berbahaya. Namun, sayangnya masih dapat dihalau bek Laskar Mahesa Jenar.

Halauan bola bek PSIS menghasilkan tendangan pojok dan bermula dari situasi ini, Yandi Sofyan mampu membuka keunggulan tuan rumah ketika sundulannya gagal diamankan Adi Satryo. Gol kelima Yandi musim ini membawa timnya unggul 1-0.

Setelah unggul, permainan Persikabo justru melemah dan hal ini mampu dimanfaatkan PSIS yang berkali-kali melakukan serangan balik.

Pada menit ke-20, tendangan Fredyan Wahyu masih melambung di atas gawang dan enam menit kemudian tendangan bebas Carlos Fortes masih dengan mudah diamankan Syahrul Trisna.

Persikabo mencuri peluang di tengah serangan PSIS melalui tendangan keras Yandi Sofyan dari luar kotak penalti pada menit ke-27 namun masih ditepis Adi Satryo.

Setelahnya, PSIS membanjiri gawang Persikabo dengan serangan-serangan berbahaya. Taisei Marukawa sempat gagal melesatkan gol ketika mendapatkan peluang emas pada menit ke-36. Namun, beberapa detik kemudian, pemain asal Jepang itu langsung membayar tuntas kesalahannya dengan lesatan gol untuk membuat skor imbang 1-1.

Di lima menit terakhir, anak-anak Semarang tak mengendorkan serangan dan mereka mendapatkan dua peluang berbahaya lewat Vitinho dan Marukawa. Namun, dua peluang itu gagal berbuah gol dan membuat babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 1-1.



Memasuki babak kedua, petaka menaungi Persikabo karena tim tamu mampu menciptakan gol cepat pada menit ke-49. Gali Freitas yang berdiri bebas mampu menyambut umpan silang dari sisi kiri dan dengan mudah menaklukkan Syahrul Trisna. Skor 2-1 untuk PSIS.

Tim tuan rumah semakin terpuruk ketika tim asuhan Gilbert Agius kembali mampu melesatkan gol yang kali ini dilesatkan Fortes pada menit ke-54. PSIS semakin unggul jauh 3-1.

PSIS hampir mencetak gol keempat pada menit ke-61. Namun, tendangan keras Vitinho hanya membentur tiang gawang.

Persikabo sebagai tuan rumah tidak menyerah dan pada menit ke-79 mampu memperkecil skor lewat tendangan Roni Sugeng. Skor menjadi 2-3.

Di sisa waktu babak kedua, Persikabo mengurung pertahanan PSIS. Namun, tidak ada gol yang tercipta dan harus menerima kenyataan menyudahi laga kandang dengan kekalahan 2-3.

Persikabo memperpanjang rekor buruk yaitu tanpa kemenangan dalam 10 laga. Laskar Padjajaran terakhir kali merasakan tiga poin saat menumbangkan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dengan skor 2-1 pada 4 Agustus.

Kekalahan ini juga menjadi laga tanpa kemenangan kedelapan bagi Aji Santoso setelah ditunjuk menangani Persikabo sejak 16 Agustus. Hasil ini membuat Persikabo tak beranjak dari zona degradasi di peringkat ke-17 dengan 10 poin.

Sementara itu, kemenangan ini membuat PSIS naik ke peringkat keempat dengan 27 poin, menggeser tim yang mengalahkan mereka di laga terakhir, Rans Nusantara FC.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Persikabo: Syahrul Trisna, Syahrul Lasinari (Kemaluddin 82’), Iman Fathurohman (Nicola Kovacevic 60’), Andy Setyo, Frengky Missa, Manahati Lestusen, Kaishu Yamazaki (Roni Sugeng 60’), Jose Varela (Komarodin 82’), Rizky Hidayat (Lucky Octavianto 53’), Pedrinho, Yandi Sofyan
Pelatih: Aji Santoso

PSIS: Adi Satriyo, Wahyu Prasetyo, Lucao, Fredyan Wahyu, Giovani Numberi, Delfin Rumbino (Alfeandra Dewangga 46’), Boubakary Diarra, Vitinho (Riyan Ardiansyah 75’), Taisei Marukawa (Septian David Maulana 66’), Gali Freitas (Luthfi Kamal 90’), Carlos Fortes (Gian Zola 75’).
Pelatih: Gilbert Agius


Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Uploader : Admin 1
Copyright © ANTARA 2024