Belum sempat bongkar kapal bermuatan pupuk terbakar
Senin, 20 November 2023 17:29 WIB
Anggota Damkar Kobar saat memadamkan kebakaran KM Cahaya Mulia 2 di Pelabuhan Panglima Utar, Kumai, Senin (20/11/2023) ANTARA/Damkar Kobar
Pangkalan Bun (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah menangani kebakaran Kapal Motor (KM) Cahya Mulia 2 di sekitar Pelabuhan Pariwisata Tanjung Puting, Kecamatan Kumai.
"Pada pukul 05.25 WIB kami menerima laporan bahwa telah terjadi kebakaran kapal di sekitaran pelabuhan. Kami langsung meluncurkan satu unit mobil pemadam kebakaran bersama tiga anggota kita," kata Kepala Bidang Pemadaman Penyelamatan dan Sarana Prasarana Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono, Senin.
Agus mengatakan, pada pukul 05.40 WIB unit yang diluncurkan oleh pihaknya tiba di lokasi, namun lokasi kapal terbakar tersebut sudah bergeser ke arah Sungai Kumai. Kapal terbawa arus dan diarahkan oleh kapal tugboat yang ada di sekitar Pelabuhan Panglima Utar Kumai.
"Dalam penanganan kebakaran kapal ini kita bekerjasama dengan TNI AL, Polair Polres Kobar, KPLP dan Basarnas," ucapnya.
Baca juga: Masyarakat antusias saksikan pembukaan MTQH Kalteng
Agus menjelaskan, anggota Damkar bersama Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kumai menggunakan kapal menuju ke lokasi tempat KM Cahaya Mulia 2 bergeser.
"Sesampainya di lokasi tersebut, kita langsung melakukan pemadaman, kurang lebih dua jam tiga puluh menit. Pada pukul 08.46 WIB anggota kita di lokasi kita tarik untuk balik kanan, mengingat kondisi kapal KM Cahaya Mulia 2 yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dilanjutkan pemadaman," ungkapnya.
Agus mengungkapkan, menurut informasi kapal tersebut bermuatan pupuk. Kapal sudah berada di pelabuhan sekitar dua hari, dan belum sempat dilakukan pembongkaran.
"Sampai saat ini belum tahu penyebab dari terjadinya kebakaran tersebut. Ada 10 ABK (anak buah kapal) bersama nakhoda kapal. Alhamdulillah semuanya dinyatakan selamat," demikian Dwi Agus Suhartono.
Baca juga: Hadiah umrah disiapkan untuk juara MTQH Kalteng
Baca juga: Gubenur Kalteng berharap MTQH menjadi perekat di tengah keberagaman
Baca juga: Wagub Kalteng: Pawai taaruf MTQH sarana mempererat silaturahim
"Pada pukul 05.25 WIB kami menerima laporan bahwa telah terjadi kebakaran kapal di sekitaran pelabuhan. Kami langsung meluncurkan satu unit mobil pemadam kebakaran bersama tiga anggota kita," kata Kepala Bidang Pemadaman Penyelamatan dan Sarana Prasarana Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono, Senin.
Agus mengatakan, pada pukul 05.40 WIB unit yang diluncurkan oleh pihaknya tiba di lokasi, namun lokasi kapal terbakar tersebut sudah bergeser ke arah Sungai Kumai. Kapal terbawa arus dan diarahkan oleh kapal tugboat yang ada di sekitar Pelabuhan Panglima Utar Kumai.
"Dalam penanganan kebakaran kapal ini kita bekerjasama dengan TNI AL, Polair Polres Kobar, KPLP dan Basarnas," ucapnya.
Baca juga: Masyarakat antusias saksikan pembukaan MTQH Kalteng
Agus menjelaskan, anggota Damkar bersama Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kumai menggunakan kapal menuju ke lokasi tempat KM Cahaya Mulia 2 bergeser.
"Sesampainya di lokasi tersebut, kita langsung melakukan pemadaman, kurang lebih dua jam tiga puluh menit. Pada pukul 08.46 WIB anggota kita di lokasi kita tarik untuk balik kanan, mengingat kondisi kapal KM Cahaya Mulia 2 yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dilanjutkan pemadaman," ungkapnya.
Agus mengungkapkan, menurut informasi kapal tersebut bermuatan pupuk. Kapal sudah berada di pelabuhan sekitar dua hari, dan belum sempat dilakukan pembongkaran.
"Sampai saat ini belum tahu penyebab dari terjadinya kebakaran tersebut. Ada 10 ABK (anak buah kapal) bersama nakhoda kapal. Alhamdulillah semuanya dinyatakan selamat," demikian Dwi Agus Suhartono.
Baca juga: Hadiah umrah disiapkan untuk juara MTQH Kalteng
Baca juga: Gubenur Kalteng berharap MTQH menjadi perekat di tengah keberagaman
Baca juga: Wagub Kalteng: Pawai taaruf MTQH sarana mempererat silaturahim
Pewarta : Safitri RA
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK akui sempat sulit bongkar keterlibatan Bupati Pati Sudewo terkait dugaan kasus pemerasan
21 January 2026 17:46 WIB
Pemimpin grup BTS bagikan pandangan anggotanya yang sempat berfikir bubar
08 December 2025 23:18 WIB
Layanan cloud Azure milik Microsoft sempat alami gangguan global kini telah dipulihkan
30 October 2025 10:31 WIB
Terpopuler - Kotawaringin Barat
Lihat Juga
Moment arus balik, penumpang Bandara Iskandar Pangkalan Bun mencapai 15.749 orang
30 March 2026 17:10 WIB
Pasca libur Lebaran, Bupati Kotawaringin Barat minta ASN maksimalkan pelayanan
26 March 2026 14:21 WIB
Puncak arus mudik di Bandara Iskandar Pangkalan Bun terbangkan 2.600 penumpang
18 March 2026 19:09 WIB
Harga bahan pangan di Pasar Indrasari Pangkalan Bun berfluktuasi jelang Lebaran
17 March 2026 14:46 WIB