
Pelni: Diskon kapal penumpang di Kotawaringin Barat masih berlangsung

Pangkalan Bun (ANTARA) - PT Pelni Cabang Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah menyampaikan program stimulus ekonomi diskon transportasi kapal penumpang masih berlangsung hingga kuota habis.
"Program yang dibuka sejak 11 Februari 2026 ini masih berlangsung hingga kuota habis atau paling lambat untuk keberangkatan sampai dengan 5 April 2026," kata Kepala Pelni Cabang Pangkalan Bun Andry Yudha di Pangkalan Bun, Kamis.
Dia mengimbau masyarakat yang masih berencana melakukan perjalanan mudik menggunakan kapal Pelni, agar segera memesan tiket diskon sebelum kuota habis.
“Dengan sisa kuota diskon sekitar 28 persen, kami mengimbau masyarakat yang belum memesan tiket segera membeli sebelum kehabisan. Jika kuota diskon transportasi telah habis, maka tarif tiket akan kembali ke harga normal,” terangnya.
Andry mengatakan dalam program tersebut rute Kumai-Semarang masuk dalam daftar lima rute terpadat per 19 Maret 2026 dengan total 10.890 penumpang.
"Capaian tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat di wilayah Kumai dan sekitarnya dalam memanfaatkan program diskon transportasi laut selama periode mudik Lebaran," ucapnya.
Baca juga: Masyarakat Kobar padati objek wisata Pantai Bugam Raya
Andry mengungkapkan, masuknya rute Kumai-Semarang ke dalam lima ruas terpadat menunjukkan masyarakat sangat antusias, memanfaatkan program diskon transportasi dari Pelni ini.
"Tingginya jumlah penumpang menjadi bukti program stimulus ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dengan lebih terjangkau, aman dan nyaman.
"Bagi kita hal ini juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, agar seluruh proses keberangkatan penumpang dapat berjalan lancar, tertib dan optimal selama periode Lebaran,” jelasnya.
Pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait di pelabuhan, serta memastikan kesiapan petugas dalam mendukung kelancaran embarkasi penumpang, khususnya pada masa puncak arus mudik dan arus balik.
"Meski di tengah tingginya antusiasme masyarakat, aspek keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama dengan terus berkoordinasi bersama otoritas pelabuhan untuk memastikan kapasitas kapal tetap sesuai ketentuan," demikian Andry Yudha.
Baca juga: Sudah 2.490 atlet terdaftar Porprov Kalteng 2026, tiga daerah belum
Baca juga: Masyarakat Kobar antusias sambut pawai takbir keliling
Baca juga: Puncak arus mudik di Bandara Iskandar Pangkalan Bun terbangkan 2.600 penumpang
Pewarta : Safitri RA
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
