Gaji tetap, Pemkab Kapuas alokasikan dana operasional RT
Rabu, 8 Mei 2024 18:18 WIB
Penjabat Bupati Kapuas Erlin Hardi.ANTARA/ All Ikhwan
Kuala Kapuas (ANTARA) - Penjabat Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Erlin Hardi menyatakan bahwa pihaknya pada 2024 telah mengalokasikan dana operasional Rukun Tetangga (RT) di kabupaten setempat.
"Dana operasionalnya saja yang akan kita tambah. Kalau gaji RT di Kapuas kan sudah besar," kata Erlin Hardi di Kuala Kapuas, Rabu.
Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di kabupaten setempat, saat memberikan sambutan pada acara Ngobras (ngobrol santai) bersama warga dan para Ketua RT di Kelurahan Selat Dalam. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Selat Dalam tersebut juga dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.
Dalam acara ngobrol santai tersebut, Erlin Hardi menyampaikan bahwa operasional RT akan alokasikan tahun ini Rp200.000 per bulan, kemudian gaji (honor) Ketua RT sebesar Rp800.000, sehingga mereka setiap bulan mendapat Rp1 juta, diharapkan pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal.
Selain itu, Pj Bupati Kapuas juga menyampaikan terkait potensi di Kapuas yang dapat dikembangkan dan dimaksimalkan untuk menjadi sumber pendapatan asli daerah setempat, seperti Pelabuhan Batanjung dan lainnya.
"Sumber alam seperti tambang juga kita miliki. Maka pendapatan asli daerah harus kita andalkan dan pemerintah daerah harus melihat akan hal tersebut," katanya.
Baca juga: DPMD Kapuas apresiasi Pemdes anggarkan penanganan stunting
Tidak sedikit hal-hal yang disampaikan dalam acara ngobrol santai yang juga dihadiri para ketua RT dan RW, TP PKK, Karang Taruna dan tokoh masyarakat di Kelurahan Selat Dalam.
Lurah Selat Dalam Fahmi Ridianoor menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pj Bupati yang telah bersedia hadir dalam acara Ngobras tersebut.
"Terima kasih bapak Pj bupati atas kehadirannya. Acara ini juga sekaligus perkenalan atas terpilihnya pengurus LPMK dan lainnya di lingkungan kami Kelurahan Selat Dalam," demikian Fahmi Ridianoor.
Baca juga: Kapuas raih peringkat tiga di Kalteng turunkan angka stunting
Baca juga: Dua atlet sepeda Kapuas diberangkatkan ikuti pelatihan persiapan PON XXI
Baca juga: Kepala DPMD Kapuas: 30 KPM telah terima BLT kemiskinan ekstrim 2024
"Dana operasionalnya saja yang akan kita tambah. Kalau gaji RT di Kapuas kan sudah besar," kata Erlin Hardi di Kuala Kapuas, Rabu.
Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di kabupaten setempat, saat memberikan sambutan pada acara Ngobras (ngobrol santai) bersama warga dan para Ketua RT di Kelurahan Selat Dalam. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Selat Dalam tersebut juga dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.
Dalam acara ngobrol santai tersebut, Erlin Hardi menyampaikan bahwa operasional RT akan alokasikan tahun ini Rp200.000 per bulan, kemudian gaji (honor) Ketua RT sebesar Rp800.000, sehingga mereka setiap bulan mendapat Rp1 juta, diharapkan pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal.
Selain itu, Pj Bupati Kapuas juga menyampaikan terkait potensi di Kapuas yang dapat dikembangkan dan dimaksimalkan untuk menjadi sumber pendapatan asli daerah setempat, seperti Pelabuhan Batanjung dan lainnya.
"Sumber alam seperti tambang juga kita miliki. Maka pendapatan asli daerah harus kita andalkan dan pemerintah daerah harus melihat akan hal tersebut," katanya.
Baca juga: DPMD Kapuas apresiasi Pemdes anggarkan penanganan stunting
Tidak sedikit hal-hal yang disampaikan dalam acara ngobrol santai yang juga dihadiri para ketua RT dan RW, TP PKK, Karang Taruna dan tokoh masyarakat di Kelurahan Selat Dalam.
Lurah Selat Dalam Fahmi Ridianoor menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pj Bupati yang telah bersedia hadir dalam acara Ngobras tersebut.
"Terima kasih bapak Pj bupati atas kehadirannya. Acara ini juga sekaligus perkenalan atas terpilihnya pengurus LPMK dan lainnya di lingkungan kami Kelurahan Selat Dalam," demikian Fahmi Ridianoor.
Baca juga: Kapuas raih peringkat tiga di Kalteng turunkan angka stunting
Baca juga: Dua atlet sepeda Kapuas diberangkatkan ikuti pelatihan persiapan PON XXI
Baca juga: Kepala DPMD Kapuas: 30 KPM telah terima BLT kemiskinan ekstrim 2024
Pewarta : All Ikhwan
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Pulang Pisau apresiasi Sakula Budaya tanamkan pelestarian budaya sejak dini
29 March 2026 6:50 WIB
Bupati Kotim sebut pemangkasan TPP opsi terakhir penyesuaian belanja pegawai
27 March 2026 18:53 WIB
Bupati Kotim tekankan program harus tepat sasaran di tengah menurunnya anggaran
26 March 2026 20:47 WIB