​​​​​​​Buntok (ANTARA) - Aparat Kepolisian Polres Barito Selatan, Kalimantan Tengah memastikan dugaan kasus pencurian dan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan Pahlawan Buntok pada Minggu (18/1) sekitar pukul 04.30 WIB tidak pernah terjadi dan hanya rekayasa korban berinisial MRP.

Kapolres Barito Selatan, AKBP Jecson R Hutapea mengatakan, sebelumnya orangtua korban melaporkan kejadian tersebut berdasarkan kronologis yang diceritakan anaknya berinisial MRP.

"Dari hasil penyelidikan, kami menemukan kejanggalan pada keterangan korban," katanya dalam press release, di Buntok, Selasa.

Ia mengungkapkan, setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam perkara yang sempat membuat resah masyarakat dan viral di media sosial itu, korban akhirnya mengaku kejadian yang dilaporkannya itu hanyalah rekayasa dan tidak pernah terjadi sama sekali.

Ia menjelaskan, dalam laporan awalnya, MRP mengaku menjadi korban curas oleh seorang pria tak dikenal yang masuk ke kamarnya.

"MRP awalnya juga mengaku pria tak dikenal itu melukai tangan dan membawa kabur uang tunai sebesar Rp 8 juta," ucapnya.

Setelah didalami, keterangan dan bukti di lapangan ternyata tidak sinkron dan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan dari sejumlah saksi, justru membantah seluruh pengakuan MRP tersebut.

Kemudian, pihaknya melakukan konfrontasi, dan akhirnya korban jujur mengaku semua ceritanya tersebut hanya rekayasanya sendiri.

MRP juga mengaku melukai dirinya sendiri menggunakan pisau dapur agar cerita rekayasa tersebut terlihat meyakinkan keluarganya, sedangkan motif korban merekayasa kejadian tersebut karena takut dimarahi orangtuanya lantaran uangnya habis digunakan untuk membayar utang pinjol dan keperluan lainnya.

"Jadi, tidak ada tindakan pencurian dan kekerasan sama sekali dari pihak lain seperti yang sebelumnya diceritakan MRP ini," jelas Jecson.

Terduga pelaku berinisial MRP dalam press release tersebut memohon maaf kepada seluruh masyarakat Barito Selatan karena telah merekayasa kejadian. 

MRP juga meminta maaf kepada orang tuanya serta pihak Polres Barito Selatan dan polsek Dusun Selatan atas hal tersebut.