Logo Header Antaranews Kalteng

Legislator Barsel imbau peringatan Hari Buruh tanpa demonstrasi

Kamis, 30 April 2026 22:11 WIB
Image Print
Anggota DPRD Barito Selatan, Riri Fardhani. ANTARA/Bayu Ilmiawan.

Buntok (ANTARA) - Legislator Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Riri Fardhani mengimbau sekaligus mengajak masyarakat, khususnya para buruh, agar dalam memperingati Hari Buruh Sedunia setiap 1 Mei, dapat menyampaikan aspirasinya dengan cara yang lebih santun tanpa harus menggelar aksi demonstrasi di jalan.

Penyampaian aspirasi dapat dilakukan melalui mekanisme resmi seperti surat tertulis kepada lembaga terkait agar dapat ditindaklanjuti secara terarah bersama pemerintah daerah, kata Riri di Buntok, Kamis.

“‎Dalam menyampaikan aspirasi tidak harus melalui refleksi, akan lebih baik jika disampaikan secara santun melalui surat resmi, sehingga dapat menjadi bahan koordinasi dengan pihak pemerintah,” ucapnya.

‎Selain menyampaikan cara menyampaikan aspirasi, Anggota DPRD Barsel juga menaruh perhatian terhadap kondisi kesejahteraan buruh di Barito Selatan.

Politisi Partai Perindo Barito Selatan ini menilai, masih ada pekerja yang menerima upah di bawah Upah Minimum Regional (UMR), sehingga perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

‎Di sisi lain, Riri juga menyinggung persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan terjadi di wilayah Kabupaten Barito Selatan. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung pada melonjaknya harga BBM di tingkat pengecer.

‎Berdasarkan temuan di lapangan, harga Pertalite di tingkat pengecer mencapai Rp16.000 per liter, sedangkan Pertamax dijual hingga Rp17.000 per liter. Menurutnya, kenaikan harga tersebut sangat memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Baca juga: Anggota DPR meminta kepastian hukum bagi PETI di Barito Selatan

‎"Kami menemukan harga BBM eceran jauh di atas harga normal. Ini tentu sangat menenangkan masyarakat, terutama para pekerja yang bergantung pada kendaraan untuk aktivitas sehari-hari," katanya.

‎Riri pun meminta instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan serta penertiban terhadap penjualan BBM eceran agar harga tetap terkendali dan tidak merugikan masyarakat.

“‎Momentum Hari Buruh seharusnya menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan hak-hak pekerja sekaligus menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat di daerah,” demikian Riri.

Baca juga: Layanan evaluasi DPMD Barito Selatan 'cloud siltap desa'

Baca juga: Sistem perizinan berusaha menjadi kunci kemajuan koperasi di Barsel

Baca juga: PDIP Barito Selatan memperkuat barisan melalui musancab



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026