
DPRD dukung Pemkot Palangka Raya batasi pembelian BBM

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Khemal Nasery mendukung kebijakan pemerintah kota dalam membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) guna menjaga ketersediaan dan pemerataan distribusi di masyarakat.
“Kita mendukung pemerintah daerah dengan cara membatasi pembelian BBM, karena memang stok BBM terbatas sehingga harus diatur agar masyarakat semua bisa kebagian,” katanya, Rabu.
Dia mengungkapkan, kebijakan pembatasan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi ketimpangan distribusi BBM di lapangan.
Menurutnya, tanpa adanya pengaturan, potensi penumpukan pembelian oleh segelintir pihak sangat mungkin terjadi dan merugikan masyarakat luas.
“Kalau tidak dibatasi, bisa saja satu orang membeli hingga 100 liter dalam sehari, sehingga masyarakat lainnya tidak mendapatkan BBM,” ucapnya.
Baca juga: PLN UID Kalselteng serahkan dua ambulan untuk Kalimantan Tengah
Khemal menegaskan, pengendalian pembelian juga penting untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.
Selain itu, pembatasan diharapkan mampu menekan praktik pembelian berlebih yang berpotensi disalahgunakan.
“Langkah ini penting agar distribusi BBM lebih adil dan merata bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Khemal menegaskan, DPRD Kota Palangka Raya juga mendorong agar kebijakan tersebut disertai dengan pengawasan yang ketat di lapangan.
Pengawasan dinilai krusial untuk memastikan aturan berjalan efektif serta tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.
“Kami berharap implementasinya diawasi dengan baik agar tujuan pemerataan benar-benar tercapai,” demikian Khemal.
Baca juga: Kemenkum Kalteng dampingi DPRD Kapuas pertajam substansi empat raperda
Baca juga: Pemkot Palangka Raya siapkan RPH untuk layanan penyembelihan kurban
Baca juga: Pemkot Palangka Raya optimalkan peran PKK cegah stunting
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
