Kuala Kapuas (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Thosibae Limin, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan dan penataan kawasan Terminal Kapuas.

“Upaya tersebut merupakan langkah strategis dan visioner untuk meningkatkan fungsi terminal yang selama ini terbengkalai dan tidak dimanfaatkan dengan baik,” kata Thosibae Limin di Kuala Kapuas, Selasa.

Dengan dilakukan pembenahan dan penataan kawasan tersebut, agar berkembang menjadi kawasan rest area yang representatif, nyaman, dan ramah bagi masyarakat luas.

Pengembangan Terminal Kapuas sebagai rest area yang terintegrasi dengan ruang terbuka hijau (RTH) dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang sehat, aman, dan memiliki nilai estetika.

Thosibae Limin menilai keberadaan RTH di kawasan terminal akan memberikan banyak manfaat, tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga dari aspek sosial dan ekonomi. Ruang terbuka hijau dapat menjadi area interaksi sosial, tempat beristirahat bagi para pelancong, serta ruang rekreasi ringan bagi warga sekitar.

Baca juga: Pemkab Kapuas benahi Terminal Kapuas yang 20 tahun terbengkalai

Selain itu, penataan yang baik akan menciptakan wajah baru kota yang lebih tertib dan menarik, sehingga mampu meningkatkan citra Kabupaten Kapuas di mata pendatang maupun investor.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas umum pendukung yang memadai, seperti area parkir yang tertata, toilet umum yang bersih, tempat ibadah, pusat informasi, serta ruang bagi pelaku UMKM lokal.

“Dengan fasilitas yang lengkap dan terintegrasi, kawasan Terminal Kapuas tidak hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Hal ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan warga sekitar,” ujarnya.

Lebih lanjut, wakil rakyat yang kembali lagi terpilih di Dapil I Kecamatan Selat ini, mendorong agar pemerintah daerah melibatkan berbagai pihak dalam proses perencanaan dan pelaksanaan, termasuk masyarakat dan pelaku usaha lokal, agar pengembangan kawasan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan karakter daerah.

 Ia optimistis, dengan perencanaan yang matang dan komitmen bersama, penataan Terminal Kapuas menjadi rest area terintegrasi RTH dapat menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Kapuas yang berkelanjutan dan bermanfaat jangka panjang.

Baca juga: BPBD sebut potensi karhutla di Kapuas masih rendah

Baca juga: Pemkab Kapuas bersama Kemenag bahas pinjam pakai lahan KUA Selat

Baca juga: GP Ansor-Banser Kalteng dukung penguatan pertanian pemuda di Kapuas