
Pemkab Kapuas benahi Terminal Kapuas yang 20 tahun terbengkalai

Kuala Kapuas (ANTARA) - Terminal Kapuas, Kalimantan Tengah yang berlokasi di Jalan Jepang, Kuala Kapuas, kini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat, melalui program pembenahan dan penataan kawasan.
“Terminal ini sudah hampir 20 tahun terbengkalai. Sekarang kita mulai melakukan pembenahan dan penataan, dimulai dari pengembangan dan perluasan pada tahap awal,” kata Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno di Kuala Kapuas, Selasa.
Wiyatno, menyampaikan bahwa pembenahan Terminal Kapuas tidak hanya ditujukan untuk mengaktifkan kembali fungsi terminal, tetapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan rest area yang terintegrasi dengan ruang terbuka hijau (RTH) serta berbagai fasilitas umum pendukung.
Pada tahap pertama, Pemkab Kapuas melakukan sejumlah pekerjaan fisik, antara lain perluasan area terminal, penimbunan lahan, serta perkerasan. Ke depan, pemerintah daerah juga masih berupaya melakukan penambahan luasan kawasan terminal guna mengantisipasi pertumbuhan Kota Kuala Kapuas dalam jangka panjang.
Baca juga: BPBD sebut potensi karhutla di Kapuas masih rendah
“Walaupun saat ini lahannya terlihat cukup luas, namun jika kita berbicara perkembangan kota dalam 10 hingga 15 tahun ke depan, kawasan terminal ini masih perlu diperluas,” katanya.
Menurut Wiyatno, lokasi Terminal Kapuas sangat strategis karena berada di persimpangan jalan nasional. Hal ini menjadikan kawasan tersebut potensial untuk dikembangkan tidak hanya sebagai terminal transportasi, tetapi juga sebagai ruang terbuka hijau, rest area, serta pusat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Ia menambahkan, ke depan Pemkab Kapuas juga berencana melakukan pembebasan lahan di sekitar terminal. Lahan tersebut nantinya akan ditimbun dan ditata secara bertahap, dilanjutkan dengan penataan lingkungan terminal serta pembangunan fasilitas pendukung seperti tempat istirahat, musala, WC umum, dan sarana publik lainnya.
“Karena terminal ini berada di jalan nasional, kami juga sudah berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional terkait rencana pelebaran jalan ke depan, termasuk penataan lampu penerangan di sepanjang jalan nasional tersebut,” demikian Wiyatno.
Baca juga: Pemkab Kapuas bersama Kemenag bahas pinjam pakai lahan KUA Selat
Baca juga: GP Ansor-Banser Kalteng dukung penguatan pertanian pemuda di Kapuas
Baca juga: Wabup Kapuas tinjau pembangunan Desa Masupa Ria
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
