Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang partisipatif, terukur, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Teweh Timur.
"Musrenbang kecamatan bertujuan menyelaraskan usulan pembangunan dari desa dan kelurahan agar sejalan dengan visi terwujudnya Kabupaten Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan, serta mendukung visi pembangunan nasional melalui Asta Cita," kata Shalahuddin di Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Kamis.
Menurut dia, musrenbang merupakan forum strategis perencanaan pembangunan yang mengedepankan prinsip gotong royong. Melalui forum ini memastikan aspirasi, kebutuhan, dan potensi lokal dapat terakomodasi dalam rencana kerja pemerintah daerah.
Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Bupati juga menekankan pada 2027 merupakan tahun strategis dalam pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025–2030, dengan tema pembangunan Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah.
“Tema ini menuntut kita untuk bergerak lebih cepat, lebih terukur, dan menghasilkan dampak nyata. Untuk itu, dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Masyarakat menghadiri Musrenbang Kecamatan yang dihadiri Bupati Barito Utara Shalahuddin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bahrum F Girsang, Anggota DPRD, Kepala OPD, Ketua TP PKK Barito Utara Maya Savitri Shalahuddin dan Camat serta kepala desa di aula Kecamatan Teweh Timur,Benangin, Kamis (5/2/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi
Dalam mendukung tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menetapkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas infrastruktur sebagai landasan pembangunan lima tahun ke depan.
Untuk tahun depan, Bupati menyebutkan sejumlah prioritas infrastruktur, di antaranya pembangunan tiga jembatan utama, pelebaran dan pembangunan jalan strategis, penataan kawasan perkotaan, pembangunan sport center, SPAM IKK, rehabilitasi RSUD Muara Teweh, serta normalisasi Sungai Bengaris.
Shalahuddin juga mengarahkan agar seluruh usulan program berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan, memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan pelibatan masyarakat dan dunia usaha, serta tetap memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.
“Keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan, namun dengan perencanaan yang matang, penetapan prioritas yang jelas, serta pengelolaan keuangan yang akuntabel, anggaran yang tersedia dapat dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Baca juga: Evaluasi pejabat, Bupati Shalahuddin buka Uji Kompetensi JPT Pratama
Bupati berharap Musrenbang RKPD Kecamatan Teweh Timur menjadi momentum untuk menyusun rencana kerja yang realistis, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, saya yakin kita dapat mewujudkan Barito Utara yang lebih maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan,” demikian Shalahuddin.
Baca juga: Wabup Barut: Musrenbang sebagai momentum penentuan arah pembangunan daerah
Baca juga: Musrenbang Lahei, Bupati Barut pastikan setiap aspirasi dapat terakomodasi
Baca juga: Bupati Barut prioritaskan program berbasis kebutuhan riil di Musrenbang Lahei
Baca juga: Musrenbang Lahei Barat, Wabup tekankan pentingnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Baca juga: Bunda PAUD Barut beri motivasi para pendidik tingkatkan kualitas pembelajaran