Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, terus memperkuat sinergi pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Bupati Barito Utara Shalahuddin menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan agar seluruh program yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. 

“Pemerintah harus jeli. Jika terdapat kerusakan jalan atau bangunan yang masih kecil, di bawah 11 persen, segera lakukan pemeliharaan rutin. Jangan menunggu sampai rusak berat, karena biayanya jauh lebih mahal dan tentu akan mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Shalahuddin pada Musrenbang Kecamatan Teweh Selatan di Desa Trahean, Senin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan perlunya membangun budaya memelihara terhadap seluruh hasil pembangunan.

Ia menambahkan bahwa seluruh pembangunan yang dibiayai dari keringat rakyat harus dijaga agar memiliki umur manfaat yang panjang. 

Sejumlah kepala dinas dan pejabat lainnya serta masyarakat mengikuti Musrenbang Kecamatan Teweh Selatan di Desa Trahean, Senin (9/2/2025).ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara 

“Kita bangun dari desa dan kita jaga bersama-sama. Pembangunan ini harus bisa dinikmati hingga anak cucu kita, sehingga Barito Utara tetap tangguh dan sejahtera,” ujar Shalahuddin.

Melalui pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Teweh Selatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap terwujud sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan.

Baca juga: Wabup Barut harapkan melalui musrenbang usulan terukur dan tepat sasaran

Baca juga: Shalahuddin minta pelayanan maksimal bagi bayi penderita hidrosefalus

Shalahuddin juga menyampaikan bahwa pada 2027 merupakan tahun penting dalam pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Utara Tahun 2025–2030. 

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, katanya, telah menetapkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas infrastruktur sebagai landasan pembangunan lima tahun ke depan. 

"Pada tahun 2027, program-program tersebut harus dapat diimplementasikan secara terukur, tepat sasaran, dan berkualitas,” ujar Shalahuddin.

Baca juga: Bupati Barito Utara komitmen benahi kualitas layanan RSUD Muara Teweh

Baca juga: Kunjungi RSUD Muara Teweh, Ketua PKK Barut dukung sinergi kesehatan masyarakat

Baca juga: Bupati Barut ajak pengurus TP-PKK, GOW, PP PAUD dan Dekranasda perkuat sinergi