Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin meminta kepada Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh untuk memberikan pelayanan maksimal kepada bayi penderita hidrosefalus dirawat di RSUD setempat.
“Saya minta berikan pelayanan yang maksimal dan terbaik untuk ananda Siti Halwatu Nahla. Pemerintah daerah akan mendukung sepenuhnya proses pengobatan yang diperlukan,” ujar Bupati Shalahuddin mengunjungi bayi tersebut di RSUD Muara Teweh, Senin.
Menurut dia, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memastikan pasien mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.
Dia juga meminta agar pasien segera dirujuk ke rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas dan tenaga medis lebih lengkap dalam menangani penyakit hidrosefalus.
“Apabila diperlukan, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit yang mampu menangani secara optimal, baik ke Banjarmasin,Kalimantan Selatan, maupun ke rumah sakit rujukan di Pulau Jawa,” katanya didampingi Wakil Bupati Felix SY Tingan.
Bayi tersebut bernama Halwatu Nahla berusia 3,4 tahun , yang akrab dipanggil Wawa oleh kedua orang tuanya. Pasien berasal dari Desa Sikan RT 005, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, anak dari pasangan Selvi Herlina. Halwatu Nahla masuk dan dirawat di RSUD Muara Teweh sejak 8 Februari 2026.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Shalahuddin secara khusus memberikan nama tambahan “Siti” kepada pasien, sehingga nama lengkap bayi tersebut menjadi Siti Halwatu Nahla, sebagai bentuk doa dan perhatian moril kepada keluarga pasien.
Dalam kunjungan tersebut turut didampingi Sekda Muhlis,Kepala Dinas Kesehatan Pariadi AR dan Direktur RSUD Muara Teweh Pelaksana Tugas (Plt) dr Wahidah Asurawati, serta sejumlah dokter spesialis, di antaranya dokter spesialis anak, spesialis gizi, dan spesialis bedah.
Bupati Barito Utara Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, Kepala Dinas Kesehatan Pariadi dan penjabat lainnya saat membesuk seorang bayi penderita hidrosefalus menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Teweh, Senin (9/2/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi
Kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi pasien dengan kondisi medis yang membutuhkan penanganan khusus dan berkelanjutan.
Ibu pasien, Selvi Herlina menyampaikan rasa haru dan ucapan terima kasih kepada Bupati Barito Utara beserta seluruh jajaran pemerintah daerah atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anaknya.
“Kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Barito Utara, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran yang telah datang menjenguk anak kami dan membantu meringankan beban keluarga kami,” ujar Selvi.
Baca juga: Bupati Barito Utara komitmen benahi kualitas layanan RSUD Muara Teweh
Ia juga mengungkapkan bahwa perhatian langsung dari pimpinan daerah memberikan semangat dan harapan besar bagi keluarga dalam menghadapi proses pengobatan anaknya.
“Kepedulian dan dukungan ini sangat berarti bagi kami. Kami berharap anak kami, Siti Halwatu Nahla, dapat segera mendapatkan penanganan terbaik dan diberikan kesembuhan,” tambahnya.
Hidrosefalus pada bayi merupakan kondisi medis serius yang dapat terjadi sejak proses persalinan atau beberapa waktu setelah kelahiran. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh gangguan perkembangan otak dan tulang belakang yang tidak normal, sehingga terjadi penyumbatan aliran cairan serebrospinal di otak.
Baca juga: Kunjungi RSUD Muara Teweh, Ketua PKK Barut dukung sinergi kesehatan masyarakat
Baca juga: Bupati Barut perkuat sinergi pembangunan dari desa hingga kabupaten
Baca juga: TP PKK Barut berupaya tingkatkan kualitas tumbuh kembang anak
Baca juga: Ketua TP PKK Barito Utara komitmen dukung pengembangan UMKM daerah