Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menegaskan seluruh 12 program prioritas berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Program prioritas ini diantaranya pembangunan tiga jembatan strategis yang melintasi Sungai Barito yakni Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Jembatan Lemo, dan Jembatan Lahei serta normalisasi Sungai Bengaris.

“Kita tidak punya waktu lama. Kalau dulu butuh 10 tahun untuk beberapa jembatan, sekarang dalam 3 tahun semua jembatan strategis harus selesai!” tegas Bupati Shalahuddin di hadapan jajaran Dinas PUPR di Muara Teweh, Selasa.

Kunjungan Bupati Barito Utara ini bertujuan memastikan seluruh jajaran Dinas PUPR tetap semangat dalam mengawal program GASPOL 11-12, yang menjadi fokus pembangunan daerah.

Menurut dia, Dinas PUPR adalah ujung tombak GASPOL 11-12. Merupakan integrasi dari 11 program unggulan dan 12 program prioritas sebagai kerangka kerja pembangunan daerah.

Bupati Barito Utara Shalahuddin menggelar rapat bersama jajaran Dinas PUPR dalam mengawal program GASPOL 11-12 yang menjadi fokus pembangunan daerah di Muara Teweh, Selasa (10/2/2026). ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara

GASPOL 11.12 merupakan singkatan dari Gerak Akselerasi Strategis Pembangunan Optimal, sebuah konsep pembangunan terintegrasi yang tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan yang merupakan program prioritas Bupati Barito Utara.

“Jika ujung tombaknya tajam dan kuat, cita-cita kita melihat Barito Utara yang tumbuh pesat dan sejahtera akan menjadi kenyataan." tegas dia. 

Baca juga: Shalahuddin minta pelayanan maksimal bagi bayi penderita hidrosefalus

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya pembangunan yang terarah, terukur, dan akuntabel, serta memacu jajaran Dinas PUPR agar seluruh proyek strategis berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

"Kita harus terbiasa bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat. Tanpa itu, mimpi membangun Barito Utara yang merata dan berkeadilan tidak akan terwujud,” ujar Shalahuddin.

Baca juga: Bupati Barito Utara komitmen benahi kualitas layanan RSUD Muara Teweh

Baca juga: Pemkab Barito Utara percepat pembangunan Jembatan Lemo

Baca juga: Pemkab Barito Utara matangkan rencana pembangunan Balai Latihan Kerja