Sampit (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Kuala Kurun, Senin.
“LKPJ ini merupakan gambaran kinerja pemerintah daerah, baik dari sisi pengelolaan anggaran maupun capaian pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025,” ungkapnya.
Dari sisi pendapatan, Pemerintah Kabupaten Gumas mencatat realisasi sebesar Rp1,174 triliun atau 87,93 persen dari target setelah perubahan sebesar Rp1,336 triliun lebih.
Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp77,72 miliar atau 69,59 persen. Sementara target Pendapatan Transfer setelah perubahan sebesar Rp1,150 triliun lebih dengan realisasi Rp1,057 triliun lebih atau 91,89 persen, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp39,72 miliar atau 53,83 persen dari target Rp73,79 miliar.
Di sisi belanja, realisasi anggaran mencapai Rp1,194 triliun atau 86,25 persen dari target setelah perubahan Rp1,385 triliun lebih. Belanja operasi terealisasi sebesar 88,18 persen, belanja modal 76,87 persen, belanja tidak terduga 20,29 persen, dan belanja transfer 91,61 persen.
Baca juga: Pemkab Gumas anggarkan Rp31,8 miliar untuk THR ASN 2026
Lebih lanjut, selain aspek keuangan, Jaya juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif. Indeks Kualitas Infrastruktur meningkat menjadi 67,80, sementara Indeks Konektivitas Wilayah naik menjadi 81,3.
Persentase rumah layak huni juga mengalami peningkatan menjadi 58,63 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Gunung Mas mencapai 74,46, naik dari tahun sebelumnya.
“Capaian ini menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Gunung Mas terus bergerak ke arah yang lebih baik,” tegas orang nomor satu di lingkup Pemkab Gumas ini.
Kemudian tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 5,48 persen dari sebelumnya 5,68 persen. Indeks Ketahanan Pangan juga meningkat signifikan menjadi 69,42.
Di sektor kesehatan, Indeks Kesehatan mencapai 82,9, dan prevalensi stunting berhasil ditekan dari 14,1 persen menjadi 10,54 persen.
Bupati menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Ia pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan di berbagai sektor.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Gumas,” demikian Jaya.
Baca juga: Bupati Gunung Mas paparkan arah pembangunan 2027
Baca juga: Orang tua siswa Sekolah Rakyat Gumas dapat bantuan dari Kemensos
Baca juga: Kartu Huma Betang Sejahtera mulai disalurkan di Gumas