Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong, meresmikan gedung Sekolah Dasar (SD) St. Yosef Kuala Kurun yang terletak di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun.
“Semoga SD St. Yosef Kuala Kurun dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, sehat, dan berdaya saing untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” ucapnya saat peresmian, Kamis.
Ia menyambut baik kehadiran SD St. Yosef Kuala Kurun yang berada di bawah naungan Yayasan Seri Amal, yang menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM di kabupaten setempat.
Keberadaan sekolah tersebut sejalan dengan program Tambun Bungai Cerdas yang Pemkab Gumas, sekaligus mendukung arah kebijakan nasional dalam peningkatan kualitas SDM.
SD St. Yosef Kuala Kurun dapat menjadi salah satu pilihan bagi orang tua dalam memberikan pendidikan formal kepada anak, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, mengembangkan minat dan bakat, serta membentuk karakter.
Baca juga: Program MBG telah berjalan di tiga kecamatan wilayah Gumas
Sementara itu, Ketua panitia pemberkatan dan peresmian gedung SD St Yosef Kuala Kurun, Demo Aruslin Purba menyampaikan, SD tersebut mulai beroperasi sejak Juli 2022, yang ditandai dengan penerimaan peserta didik baru untuk kelas I dengan jumlah awal sebanyak lima orang.
Pada tahap awal, proses pembelajaran masih bergabung dengan TK St. Yosef yang terletak di Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun. Seiring berjalannya waktu, jumlah peserta didik SD terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Pembangunan gedung SD sendiri dimulai pada Februari 2025, dan dalam waktu kurang lebih satu tahun telah berhasil membangun sebanyak 24 ruang kelas serta berbagai ruang pendukung lainnya.
Pembangunan gedung SD dilakukan di atas lahan sekitar 1,2 hektare dan masih ada lahan sekitar 1,2 hektare lagi yang bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan pembangunan.
Ke depan, pengembangan fasilitas pendidikan akan terus dilanjutkan, termasuk rencana pembangunan gedung SMP, asrama, rumah biara, serta sarana olahraga.
“Untuk tahap saat ini, pihak sekolah masih berfokus pada penyediaan sarana pendukung seperti laboratorium komputer dan pembangunan pagar sekolah,” demikian Demo.
Baca juga: Pemkab Gumas gerak cepat bantu belasan kepala keluarga korban kebakaran
Baca juga: Sampaikan LKPJ 2025, bupati sebut kinerja Pemkab Gumas tunjukkan tren positif
Baca juga: Orang tua siswa Sekolah Rakyat Gumas dapat bantuan dari Kemensos