Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) menjalin kerja sama dalam menghadapi tantangan kesehatan di era modern saat ini.

"Penandatangan kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat sinergi lintas disiplin ilmu, khususnya antara bidang kedokteran dan psikologi, guna menjawab tantangan dunia kesehatan dan pendidikan yang semakin kompleks," kata Dekan Fakultas Kedokteran UMPR, dr Ummu Kalzum Malik MMedEd SpPA di Palangka Raya, Rabu.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Dekan FK UMPR dan Dekan Fakultas Psikologi UMPR, Haris Munandar MPsi yang disaksikan jajaran dosen, tenaga kependidikan dan sejumlah tamu undangan.

Dekan FK UMPR mengatakan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam membangun pendekatan kesehatan yang lebih komprehensif.

“Kolaborasi antara ilmu kedokteran dan psikologi merupakan kebutuhan yang tidak terpisahkan. Pendekatan kesehatan saat ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus memperhatikan aspek mental dan psikososial,” kata Ummu Kalzum.

Baca juga: Halal Center UMPR sukses dampingi Sertifikasi Halal RSI PKU

Dia juga menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi holistik, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi UMPR, Haris Munandar optimistis kolaborasi ini akan membuka peluang besar dalam pengembangan catur darma perguruan tinggi Muhammadiyah, yang mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kami berharap sinergi ini dapat menghasilkan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

FK-Fakultas Psikologi UMPR kerja sama jawab tantangan kesehatan modern. (ANTARA/UMPR)

Ia juga menambahkan bahwa integrasi antara ilmu psikologi dan kedokteran akan memberikan nilai tambah dalam pembentukan tenaga profesional yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, empati, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Ruang lingkup kerja sama kedua Fakultas di UMPR ini meliputi pengembangan kegiatan pendidikan, pelaksanaan penelitian kolaboratif, penyelenggaraan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penguatan kegiatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), serta berbagai program akademik lainnya yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama ini, salah satu kegiatan terdekat yang akan dilaksanakan adalah assesment psikologi bagi mahasiswa angkatan 1 dan angkatan 2 Fakultas Kedokteran UMPR, pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam memahami potensi diri, karakter, serta aspek psikologis yang mendukung proses pembelajaran dan pengembangan profesional di bidang kedokteran.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi UMPR dapat saling bersinergi dalam menciptakan inovasi, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan masyarakat yang lebih holistik, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Baca juga: Dosen FH UMPR-UMM dan Universiti Malaya kolaborasi riset internasional

Baca juga: UMPR--Dinkes Palangka Raya kolaborasi deteksi dini hipertensi

Baca juga: Mahasiswa angkatan kedua FK UMPR tembus final Nasional Medical Research Olympiad UGM