Palangka Raya (ANTARA) - Dua mahasiswa angkatan kedua Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (FK UMPR) berhasil menembus final dalam ajang Medical Research Olympiad 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM).
"Dua mahasiswa angkatan kedua FK UMPR, yaitu Nayla Tsuraya El-Hakim dan Alpha Alamoth Yezanya Vicondamary Ngantung" kata Dekan FK UMPR dr. Ummu Kalzum., M. Med. Ed SpPA di Palangka Raya, Rabu.
Dia mengatakan, ajang Medical Research Olympiad merupakan kompetisi ilmiah nasional yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-80 dan Lustrum ke-XVI Universitas Gadjah Mada, dengan melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi serta tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan penelitian berbasis evidence yang inovatif serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu kesehatan.
"Pada ajang ini, tim mahasiswa FK UMPR mengangkat karya ilmiah berjudul 'Screen Time: Faktor Risiko Kualitas Tidur Mahasiswa'," kata Ummu Kalzum.
Dia menerangkan, penelitian tersebut mengkaji hubungan antara durasi penggunaan gawai (screen time) dengan kualitas tidur pada mahasiswa, yang menjadi isu penting di era digital saat ini. Tingginya penggunaan perangkat elektronik, khususnya pada malam hari, diketahui dapat mengganggu ritme sirkadian dan menurunkan kualitas tidur, yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan fisik, mental, serta performa akademik.
Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (FK UMPR) berhasil menembus final dalam ajang Medical Research Olympiad 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM). (ANTARA/UMPR)
Melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari tahap penilaian abstrak hingga penilaian poster ilmiah, tim FK UMPR berhasil masuk dalam jajaran finalis dari total 37 peserta/tim se-Indonesia.
Seluruh rangkaian final telah dilaksanakan di Universitas Gadjah Mada dalam format presentasi poster ilmiah, yang meliputi pemaparan hasil penelitian selama 5 menit serta sesi tanya jawab selama 5 menit. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek orisinalitas, kekuatan metodologi, kejelasan hasil dan interpretasi, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu dan kesehatan masyarakat.
"Capaian ini menjadi istimewa karena diraih oleh mahasiswa dari fakultas yang relatif muda, namun mampu bersaing dengan berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Prestasi ini mencerminkan kualitas pembinaan akademik serta komitmen FK UMPR dalam menumbuhkan budaya riset di lingkungan fakultas," katanya.
Pimpinan dan seluruh sivitas akademika FK UMPR pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras, dan semangat yang ditunjukkan oleh para mahasiswa. Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang penelitian dan inovasi kesehatan.
Ummy Kalzum mengatakan, ke depan, FK UMPR berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan penelitian mahasiswa sebagai bagian dari upaya menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
"Semoga capaian ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih gemilang dan terus mengharumkan nama almamater di tingkat nasional maupun internasional," katanya.