Muara Teweh (ANTARA) - Tim SAR (Search and Rescue) lakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Barito dua orang yakni seorang anggota Polri dan satu orang anak buah kapal (ABK) yang hilang di Dermaga PT Multi Persada Gatramegah (MPG) di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
"Tum gabungan melakukan pencarian hari pertama ini menyusuri sungai radius sampai 500 meter dari titik kejadian, namun kedua korban belum ditemukan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, Rizali Hadi di Muara Teweh, Minggu.
Belum diperoleh informasi lengkap mengenai kronologis kedua korban hilang di Sungai Barito.
Namun informasi yang dihimpun sejumlah warga menyebutkan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB pada saat kejadian Kapal Mitra Jaya V yang akan bersandar di pelabuhan PT MPG untuk mengisi minyak sawit mentah (CPO) di kawasan Dermaga ujung.
Diduga saat mau sandar terjadi benturan sehingga anggota Polri bernama Bripda Vikma Setiawan warga Jalan Veteran Gang Margo Rukun Rt 005 Rw 002 Desa Beriwit Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya yang mengawal kapal bermuatan CPO itu terjatuh ke sungai, kemudian seorang ABK Aleksandro Brianonggasa (25) tinggal di Desa Rokirole Rt 005 Rw 002 Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur berupaya menolong korban, namun keduanya tenggelam.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim AKP Ricky Hermansyah mempersilakan bertanya kepada Humas (Subsipenmas) Polres Barito Utara.
"Sementara penanganan awal oleh Satpolair," ujar Ricky singkat lewat pesan WhatsApp.