Kuala Kurun (ANTARA) - Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gunung Mas, Kalimantan Tengah Mimie Mariatie Jaya S Monong mengapresiasi penyelenggaraan Perkemahan Tamu Ambalan Gugus Depan Cut Nyak Dien pangkalan SMAN 1 Manuhing.
“Kegiatan itu merupakan wadah yang tepat untuk membentuk karakter dan perilaku positif para remaja,” ucapnya saat dihubungi awak media dari Kuala Kurun, Senin.
Perkemahan Tamu Ambalan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah proses pembinaan yang bermakna bagi para Pramuka Penegak, serta salah satu cara paling efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda.
Ketua Kwarcab Gumas menaruh harapan besar kepada para Pramuka Penegak, usai mereka mengikuti kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, 8-10 Mei 2026 itu.
Menurutnya, mereka adalah ujung tombak Gerakan Pramuka yang kelak akan menjadi contoh nyata bagi Pramuka Penggalang dan Pramuka Siaga di kabupaten bermoto 'Habangkalan Penyang Karuhei Tatau'.
Di tengah apresiasi tersebut, ia turut menyoroti berbagai tantangan dan permasalahan sosial yang kian mengkhawatirkan, seperti kenakalan remaja, penggunaan obat terlarang, balapan liar, pergaulan bebas, hingga pernikahan di usia muda.
“Gerakan Pramuka saya nilai menjadi salah satu solusi nyata dalam menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan tersebut,” imbuhnya.
Baca juga: Pemkab minta Pertamina tambah kuota BBM untuk normalkan kondisi Gumas
Melalui kegiatan yang dikemas secara edukatif, menantang, dan rekreatif, Gerakan Pramuka diyakini mampu menarik minat kaum muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif.
Hal itu dinilai penting agar generasi muda tidak hanya terhindar dari pengaruh buruk lingkungan, tetapi juga mampu berperan aktif mencegah meluasnya berbagai persoalan sosial di sekitarnya.
Lebih dari itu, kegiatan kepramukaan yang berlandaskan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma diyakini mampu membentuk kaum muda menjadi pribadi yang berwatak, berkepribadian, dan berbudi pekerti luhur.
Ia pun berharap kepada Pramuka Penegak yang telah mengikuti Perkemahan Tamu Ambalan agar mengamalkan pengalaman dan nilai-nilai yang didapat selama perkemahan dalam kehidupan sehari-hari.
"Semoga mereka nantinya menjadi generasi muda Gumas yang berkarakter, mandiri, dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” demikian Mimie.
Baca juga: TP PKK Gumas perkuat pemenuhan gizi anak di Rungan Barat
Baca juga: Pemkab Gumas jadikan reforma agraria strategi utama penataan aset
Baca juga: Dinkes Gumas perkuat kompetensi tenaga kesehatan hadapi potensi bencana dan KLB