Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mendukung penguatan organisasi partai politik melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan se-kabupaten setempat sebagai upaya memperkuat soliditas kader sekaligus menjaga situasi kondusif di daerah.

“Musancab ini merupakan momentum strategis untuk mengevaluasi kepengurusan PAC, sekaligus menyusun dan menetapkan kepengurusan PAC yang baru. Lebih dari itu, agenda ini sangat penting untuk memperkuat soliditas kader partai dari tingkat PAC hingga ranting dalam menghadapi agenda politik ke depan,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kotim, Waren di Sampit, Rabu.

Hal ini disampaikan saat menghadiri pembukaan Musancab  DPC PDI Perjuangan se-Kabupaten Kotawaringin Timur, yang diikuti pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 17 kecamatan di Kotim beserta jajaran ranting hingga tingkat desa. 

Pemkab Kotim mengapresiasi terselenggaranya agenda konsolidasi partai tersebut. Menurutnya, penguatan organisasi partai di tingkat kecamatan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Waren menilai konsistensi PDI Perjuangan dalam menjaga semangat gotong royong selama ini turut berperan dalam menjaga suasana kondusif di Kotim. Karena itu, pemerintah daerah berharap para pengurus yang nantinya terpilih mampu menjadi mitra pemerintah yang kritis namun tetap solutif.

Ia juga berharap musancab dapat melahirkan pemimpin-pemimpin di tingkat anak cabang yang memiliki integritas tinggi dan mampu melayani masyarakat dengan baik. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah dinamika politik daerah.

“Jadilah mitra pemerintah yang kritis namun solutif, serta jaga selalu persatuan dan kesatuan di Kotawaringin Timur. Sebuah organisasi akan menjadi besar jika diasuh dengan hati yang ikhlas dan disiplin yang tegas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kotim Halikinnor menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi partai untuk menetapkan kepengurusan anak cabang di seluruh kecamatan di Kotim.

Proses penyegaran kepengurusan dilakukan untuk melengkapi struktur organisasi agar roda partai dapat berjalan optimal. Mengingat adanya sejumlah posisi pengurus yang harus diisi kembali karena berbagai faktor, termasuk pengurus lama yang telah meninggal dunia.

“Tujuan utamanya bukan menduduki posisi pengurus, tetapi bagaimana kita mengabdi di partai politik untuk kesejahteraan masyarakat. Karena tentu akan ada yang terpilih dan ada yang tidak, sehingga yang tidak terpilih juga tetap ikut berpartisipasi minimal menjadi kader di desa,” ujar Halikinnor.

Ia menambahkan, kader partai di tingkat desa diharapkan menjadi kepanjangan tangan partai dalam menyampaikan berbagai persoalan masyarakat. Dengan begitu, aspirasi yang muncul di masyarakat dapat diteruskan melalui fraksi di DPRD untuk dicarikan solusi bersama pemerintah daerah.

Baca juga: Kodim 1015/Sampit kerahkan alat berat percepat pembangunan Yonif TP 923/Mentaya

Halikinnor menyebut partai politik memiliki peran penting sebagai sarana memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. 

“Untuk itu, soliditas kader hingga tingkat akar rumput harus terus dijaga menghadapi dinamika politik yang akan datang,” pungkasnya.

Ketua Panitia Musancab, Muhammad Hafiz menyampaikan ada tiga agenda utama dalam Musancab kali ini. 

Pertama, pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus PAC sebelumnya yang telah demisioner. Kedua, pengumuman ketua PAC baru beserta susunan kepengurusan yang ditetapkan DPD partai. Ketiga, pembentukan tim formatur untuk menyusun kepengurusan lanjutan di tingkat kecamatan.

“Pembentukan tim formatur ini dipilih oleh ketua PAC yang terpilih didampingi oleh DPC partai. Kegiatan ini untuk menjaga solidaritas dan kebersamaan tim yang ada di kecamatan dan desa,” terangnya Hafiz.

Ia menambahkan, seluruh tahapan Musancab diharapkan mampu memperkuat kekompakan kader partai, baik pengurus lama maupun baru. Soliditas tersebut dinilai penting untuk menghadapi tahapan politik dan pemilu mendatang.

“Maka dari itu semua tahapan ini dari PAC yang lama maupun yang baru tetap solid dan bersama terkait dengan pemilu atau politik kedepannya,” demikian Hafiz.

Baca juga: DPRD Kalteng telusuri konflik masyarakat dan perusahaan di Kotim

Baca juga: Super Air Jet mulai sosialisasikan layanan jelang terbang perdana di Sampit

Baca juga: Enam sekolah di Kotim terapkan BDR akibat banjir