
Bappenas Gelar VideoTeleconference Di Kobar

Pangkalan Bun (Antara Kalteng) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinov Chaniago menggelar Video Teleconference di aula Sekretaris Daerah pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat belum lama ini, terkait pembangunan di wilayah Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2015.
Dalam VideoTeleconference tersebut dihadir seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat yang dipimpin langsung Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Bambang Purwanto.
Pada kesempatan pertemuan tersebut Kepala Bappenas Andrinof Chaniago mengatakan, untuk pembangunan pada Tahun Anggaran 2015 ini dengan skala Nasional diprioritaskan pada dunia pendidikan, Kesehatan dan infrastruktur yang menunjang perekonomian masyarakat.
Andrinof Chaniago menambahkan paparannya, penunjangan ekonomi kerakyatan juga menjadi perhatian khusus sehingga tarap kelayakan hidup masyarakat mampu dirasakan tingkat kesejahteraannya, banyak sekali harapan Kepala Bappenas kepada Pemerintah di 13 Kabupaten / Kota yang berada di Kalimantan Tengah, melihat potensi sumber daya alam yang ada sangat menunjang untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat.
Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Bambang Purwanto, juga mengatakan bahwa yang menjadi skala prioritas pembangunan yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat yaitu Pendidikan, Kesehatan dan infrastruktur.
Karena Kabupaten Kotawaringin Barat untuk infrastruktur memang masih kurang terutama yang mampu menunjang perekonomian masyarakat, namun dari kegiatan pembangunan lain juga akan tetap mendapatkan perhatian demi tumbuh kembangnya Kabupaten Kotawaringin Barat ini.
Rencana kegiatan Teleconference ini akan dilaksanakan hingga jam 17.00 wib, tapi khusus di Kotawaringin Barat hanya sampai Pukul 14.00 saja karena kelanjutan dari program pembangunan diserahkan kepada Dinas teknis yaitu Bappeda disetiap Kabupaten / Kota se-Kalimantan Tengah.
Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
