Logo Header Antaranews Kalteng

Nah! Kapolres Bartim tegaskan OTT Dinkes kerja Satgas Saber Pungli

Jumat, 13 April 2018 13:38 WIB
Image Print
Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan SIK (kanan) didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Rama SIK saat memberikan keterangan terkait OTT Tim Satgas Saber Pungli di Dinkes Bartim, Jumat. (Foto Antara Kalteng/Habibullah)

Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - Kapolres Barito Timur, Kalimantan Tengah, AKBP Wahid Kurniawan SIK, Jumat menegaskan, kegiatan operasi tangkap tangan di Dinas Kesehatan setempat pada Selasa (10/04/2018) sekitar pukul 16.00 WIB adalah kegiatan operasi Saber Pungli.

"Kalau itu dikatakan tidak ada kaitannya dengan saber pungli, dasarnya apa?," ucap Wahid didampingi Kasat Reskrin AKP Andika Rama SIK di Mapolres Bartim.

Wahid menjelaskan, Saber Pungli dibentuk Presiden RI Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2016 tentang satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli).

Dari Pemerintah Pusat dibentuk Tim Satgas Saber Pungli hingga ke daerah. Di Kabupaten Bartim juga dibentuk Tim Satgas Saber Pungli melalui SK Bupati Bartim, dimana Wakapolres Bartim selaku ketua Satgas Saber Pungli dan Kasat Reskrim selaku Pokja Gakkum.

Baca: OTT Dinkes jangan atasnamakan tim saber pungli, kata Inspektorat Bartim

Orang nomor satu di Polres Bartim itu juga menegaskan, proses OTT di Dinkes kini tetap berlanjut.

Andika Rama menambahkan, kegiatan operasi di Dinkes Bartim memang benar adanya.

"Memang benar ada. Kalau tidak ada, itu bohong namanya," kata Andika.

Andika juga menegaskan, proses hukum terkait OTT tersebut kini masih dalam tahapan penyelidikan dengan mengamankan sejumlah uang tidak sampai miliaran rupiah.

"Uang yang diamankan tidak sampai miliaran rupiah," tegasnya.

Taruna Akpol 2008 itu menegaskan kembali, proses hukum terkait OTT dua pegawai Dinkes masih dalam tahap penyelidikan.

"Jika nanti telah rampung, maka kita akan sampaikan ke publik," katanya.



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026