Seorang sopir alami patah tulang kaki, usai kecelakaan beruntun di Bartim

id kecelakaan beruntun di Bartim,patah tulang kaki,Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan

Tabrakan beruntun tak terelakkan terjadi di jalan Negara Ampah Muara Teweh tepatnya di Desa Puri Kecamatan Raren, Rabu (10/10/18). (Foto Jurnalis warga).

Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk isuzu, mobil avanza dan mobil innova terjadi di jalan A Negara rute Ampah Muara Teweh, tepatnya di Desa Puri, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (10/10/18) yang mengakibat seorang sopir mengalami patah kaki.

Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasatlantas Iptu Sugeng mengatakan, kejadian tabrakan beruntun terjadi diduga usai truk putih bernopol DA 8475 PM yang dikemudikan Hadriansyah (32) dari arah Ampah Muara Teweh keluar jalur saat ditikungan tajam dan kemudian bertabrakan dengan avanza warna putih nopol DA 7979 ZQ yang dikemudikan Robet Sutaunu (30).

"Akibat kecelakaan, Robet warga Desa Ugang Sayu RT 03 Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barsel, mengalami patah tulang kaki sebelah kanan, luka robek pada pelipis kanan, tangan luka lecet dan kepala belakang benjol," terang Sugeng.

Kecelakaan terjadi diduga akibat supir truk yang dikemudikan Hadriansyah melaju dengan cepat sehingga hilang kendali saat di tikungan tajam. 

Kecepatan tinggi saat hujan mengakibatkan truk keluar jalur sehingga mengakibatkan tabrakan tak terelakkan dengan avanza putih. 

Dalam kecepatan tinggi, sebuah mobil Inova warna silver bernopol DA 1537 C  yang dikemudikan Tatang Fahriadi (41) warga  Jl. Mutiara Raya 123 RT 26, Sungai Andai Banjarmasin, juga menabrak bagian badan tengah truk.

Dalam kecelakaan ini, Robet Sutaunu yang mengalami luka serius itu harus mendapatkan perawatan medis  dari Puskesmas Ampah, Kecamatan Raren Batuah, namun langsung dirujuk ke RS Doris Sylvanus Palangka Raya.

Sedangkan Hadriansyah mengalami luka ringan pada kaki kanan dan dirawat di Puskesmas Ampah.

Sugeng menghimbau agar pengendara jalan di Kabupaten Bartim tidak ngebut dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya di jalan raya.

Terlebih lagi, saat kondisi hujan maupun usai hujan. Hujan mengakibatkan jalanan menjadi licin. 

"Saat hujan maupun usai hujan diharapkan bagi pengendara roda dua dan empat tidak mengebut di jalan raya. Hujan menyebabkan kondisi jalan beraspal menjadi licin," katanya.  

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar