Logo Header Antaranews Kalteng

Pasar Ramadhan Sampit langsung diserbu pembeli

Senin, 6 Mei 2019 18:39 WIB
Image Print
Bupati H Supian Hadi singgah di salah satu lapak penjual kue usai pembukaan Pasar Ramadhan Sampit di kawasan Taman Kota, Senin (6/5/2019) sore. (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (ANTARA) - Hari pertama bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, Pasar Ramadhan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah langsung diserbu pembeli yang berbelanja makanan untuk persiapan berbuka puasa dan sahur.

"Tahun ini suasananya lebih enak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sekarang pembeli lebih leluasa karena di badan jalan yang lebar, tidak seperti biasanya yang di area parkir sehingga jalannya sempit," Rahmi, warga Sampit, Senin.

Seperti biasanya, Pasar Ramadhan digelar di kawasan Taman Kota Sampit. Namun jika biasanya lokasinya di Jalan S Parman atau sisi selatan Taman Kota, tahun ini lokasinya dipindah ke Jalan DI Pandjaitan atau sisi timur Taman Kota, tepatnya di depan kantor Inhutani.

Di lokasi baru ini memang lebih nyaman karena lapak pedagang dibangun di trotoar kiri dan kanan jalan, sehingga pembeli tidak berdesakan karena badan jalannya cukup lebar. Selain itu, lokasi ini juga tidak mengganggu lalu lintas di jalan-jalan sekitar Taman Kota sehingga pembeli bisa dengan mudah singgah.

Pasar Ramadhan Sampit dibuka Bupati H Supian Hadi didampingi Wakil Bupati HM Taufiq Mukri, Wakil Ketua DPRD H Supriadi, Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Inf Sumarlin Marzuki dan Wakapolres Kompol Dhovan Oktavianton.

Sama seperti pembeli, Supian juga mengakui lokasi kali ini jauh lebih nyaman. Tidak heran jika masyarakat makin banyak yang berbelanja ke pasar tahunan setiap bulan suci Ramadhan yang kali ini menyiapkan sekitar 50 lapak untuk pedagang tersebut.

"Saya perkirakan pembeli yang datang hari ini hampir dua kali lipat dibanding suasana pembukaan pada tahun-tahun sebelumnya. Mudah-mudahan ini juga membawa dampak positif dengan meningkatnya omzet pedagang yang berjualan di sini," harap Supian.

Supian berpesan kepada produsen dan penjual makanan yang berjualan di Pasar Ramadhan untuk tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan. Jika sengaja melakukan itu dengan tujuan meraih keuntungan, maka bisa berhadapan dengan konsekuensi hukum.

Ketua Panitia Pasar Ramadhan Sampit, HM Yusransyah mengaku bersyukur karena pedagang pembeli selalu antusias. Momen tahunan ini membawa berkah bagi masyarakat yang berjualan di pasar tersebut.

"Selain di Taman Kota ini, ada dua pasar lainnya yang dibuka yaitu di Jalan Muchran Ali dan Jalan Hasan Mansur. Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja di Pasar Ramadhan, sekaligus kita membantu menggerakkan ekonomi kerakyatan," kata Yusransyah yang juga Camat Baamang.

Pasar Ramadhan selalu disambut antusias masyarakat karena sekaligus menjadi lokasi wisata kuliner karena beragam masakan, kue dan minuman dijual pedagang. Pembeli yang datang juga bukan hanya warga beragama Islam, banyak pula non-muslim yang datang berbelanja karena ingin membeli makanan kesukaan mereka, sekaligus menikmati suasana keramaian yang terjadi setahun sekali itu.



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026