
Pengurus Perwosi Kota Palangka Raya 2025-2030 mulai bertugas

Palangka Raya (ANTARA) - Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, periode 2025-2030 mulai bertugas setelah dilantik dan dikukuhkan oleh Wakil Ketua IV Perwosi Kalimantan Tengah, Lily Hadianie.
"Kami Pemerintah Kota Palangka Raya, tentu mendukung dan mengapresiasi atas dilantiknya Perwosi periode 2025-2030," kata Staff Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Alman Pahpahan, usai menyaksikan pengukuhan di Palangka Raya, Senin.
Dia mengungkapkan, Perwosi memiliki peran penting dalam memajukan olahraga, khususnya di kalangan wanita di Kota Palangka Raya.
Untuk itu ia meminta kepada para pengurus yang telah dilantik dan dikukuhkan, untuk melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar dapat mencetak atlet yang berprestasi.
Alman juga mengharapkan, Perwosi Kota Palangka Raya dapat segera menjalankan program serta membangun inovasi dalam dunia olahraga wanita.
"Meskipun terkendala keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, terutama anggaran itu seharusnya tidak menjadi alasan untuk mereka menggenjot realisasi program jangka pendek, menengah dan panjang," ucapnya.
Baca juga: Warga Kalampangan minta peningkatan infrastruktur pertanian
Sementara itu, Sekretaris KONI Kota Palangka Raya, Karuhei menyambut baik dan mengapresiasi pelantikan dan pengukuhan Perwosi Kota Palangka Raya periode 2025-2030.
Ia mengatakan, Perwosi dapat membantu KONI dalam menjaring atlet wanita yang mampu meraih prestasi bagi Kota Palangka Raya.
"Semoga Perwosi kota bisa berpartisipasi dalam pembinaan olahraga berprestasi di Kota Palangka Raya," ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Perwosi Kota Palangka Raya periode 2025-2030, Mesliani Tara mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mempersiapkan kejuaraan senam kreasi.
Hal ini dilakukan agar prestasi Perwosi Kota Palangka Raya pada 2024 lalu yang berhasil meraih posisi ke-11 dari 44 peserta pada kejuaraan senam kreasi, dapat masuk dalam tiga besar.
"Raihan tahun lalu tentu menjadi bahan evaluasi kami. Apalagi kami akan berkantor satu gedung dengan KONI Kota Palangka Raya, tentu lebih mempermudah kami untuk berkomunikasi," demikian Mesliani.
Baca juga: Legislator ini harapkan adanya peralihan status kelurahan ke desa di Palangka Raya
Baca juga: DPRD Palangka Raya ingatkan vendor proyek perhatikan penerapan K3
Baca juga: 75 mahasiswa FK-FKG UMPR disambut ramah tamah di asrama
Pewarta : Rajib Rizali
Editor:
Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
