
PLN-UPR kolaborasi siapkan pemimpin adaptif di era disrupsi

Palangka Raya (ANTARA) - PLN berkolaborasi bersama Universitas Palangka Raya (UPR) menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi pemimpin adaptif menghadapi era disrupsi, yakni periode perubahan masif dipengaruhi berbagai inovasi khususnya digitalisasi.
“Era disrupsi menuntut kita tidak sekadar bertahan, tetapi mampu menciptakan peluang baru," kata Assistant Manager Keuangan, Perizinan, Pertanahan, dan Umum PLN UPP KLB 3 Febrianda di Palangka Raya, Senin.
PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP KLB 3) berpartisipasi dalam Management Festival 2025 UPR dengan tema “Building Creative and Adaptive Leaders in an Era of Disruption”.
Dalam festival itu, Febrianda menekankan tentang pemimpin kreatif dan adaptif adalah mereka yang berani berbeda, siap bertransformasi, dan mampu menginspirasi orang lain untuk bergerak bersama.
Dia menyampaikan, kolaborasi bersama UPR ini sebagai wujud dari komitmen dalam mencetak generasi unggul. Febrianda tak hanya berbagi materi, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya kepemimpinan yang kreatif, adaptif, dan visioner.
"Di era disrupsi, pemimpin dituntut mampu membaca perubahan, berani mengambil keputusan inovatif, sekaligus tetap membumi dalam membangun tim," jelasnya.
Baca juga: PLN UIP KLB pastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan sesuai standar K3LK
Akademisi UPR yang juga Ketua Jurusan Manajemen FEB Vivy Kristinae mengatakan kehadiran PLN membawa dampak besar bagi pembentukan pola pikir mahasiswa.
“Sinergi dengan PLN memberi mahasiswa gambaran nyata tentang kepemimpinan di dunia industri. Kami bangga mahasiswa bisa belajar langsung dari praktisi yang setiap hari menghadapi dinamika perubahan,” terangnya.
Manager UPP KLB 3 Muhamad Indra Firdaus menekankan partisipasi pegawai PLN dalam forum akademik merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi.
“PLN tidak hanya membangun infrastruktur kelistrikan, tetapi juga berkomitmen membangun manusia. Kehadiran kami di ruang akademik adalah upaya nyata berbagi pengalaman sekaligus menanamkan nilai kepemimpinan sejak dini kepada mahasiswa,” ujar Indra.
General Manager UIP Kalimantan Bagian Barat Susilo menambahkan, kontribusi pegawai PLN di forum akademik menjadi bukti nyata PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, melainkan juga penggerak pembangunan manusia.
“Mahasiswa hari ini adalah pemimpin bangsa di masa depan. Dengan bekal kepemimpinan kreatif dan adaptif, mereka akan mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus membawa perubahan positif bagi masyarakat. PLN hadir untuk menyalakan semangat itu,” tegas Susilo.
PLN UIP KLB terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan serta meneguhkan peran sebagai mitra strategis, dalam melahirkan generasi pemimpin yang siap menghadapi tantangan era disrupsi.
Baca juga: Akselerasi pembangunan kelistrikan, PLN perkuat sinergi bersama Gubernur dan Kejati Kalteng
Baca juga: Bupati Murung Raya resmikan penyalaan listrik di 22 desa
Baca juga: Warga binaan Nusakambangan makin berdaya dengan FABA
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
