Logo Header Antaranews Kalteng

DPR minta PLN-Pertamina siap hadapi lonjakan energi saat Idul Fitri

Sabtu, 14 Maret 2026 15:59 WIB
Image Print
Anggota Komisi XII DPR RI Sigit Karyawan Yunianto. ANTARA/Ronny NT

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi XII DPR RI Sigit Karyawan Yunianto menekankan pentingnya antisipasi pasokan bahan bakar minyak (BBM), gas, dan listrik menghadapi lonjakan konsumsi luar biasa saat Hari Raya Idul Fitri mendatang.

"Saya memberikan saran kepada PLN maupun Pertamina agar pasokan betul-betul diantisipasi karena konsumsi saat hari raya Idul Fitri pasti akan melonjak dan ini luar biasa," kata Sigit Karyawan Yunianto saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Sabtu.

Sigit yang akrab disapa SKY itu menyoroti khususnya distribusi BBM dan gas subsidi agar tepat sasaran serta menjadi perhatian serius, mengingat subsidi ditujukan untuk masyarakat yang berhak.

Baca juga: Anggota DPR: Hindari sebut stok BBM tinggal 21 hari, berbahaya!

"Subsidi untuk subsidi, dan ini harus jadi perhatian serius," tambahnya.

Politikus dari Fraksi PDI Perjuangan dapil Kalimantan Tengah itu juga mengapresiasi layanan pengaduan yang telah berjalan di kedua BUMN tersebut.

"Kami apresiasi adanya layanan pengaduan yang sudah berjalan," ujarnya.

Baca juga: Anggota DPR RI soroti penyitaan lahan oleh Satgas PKH

Selain itu, SKY menekankan pentingnya langkah antisipatif terhadap potensi lonjakan beban listrik yang diperkirakan meningkat signifikan selama periode Hari Raya Idul Fitri.

Menurut dia, meningkatnya aktivitas masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, transportasi, maupun kegiatan ekonomi selama masa mudik dan libur Lebaran, berpotensi mendorong kenaikan konsumsi listrik di berbagai daerah.

Baca juga: Masih ada warga Kalteng belum nikmati listrik, anggota DPR soroti pemerataan energi

"Beberapa antisipasi beban listrik yang naik pada saat hari raya Idul Fitri yang luar biasa nantinya juga perlu diperhatikan," katanya.

Karena itu, ia meminta PT PLN (Persero) memastikan kesiapan pasokan listrik, termasuk menjaga keandalan sistem kelistrikan serta menyiagakan personel dan peralatan untuk mengantisipasi gangguan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas selama Lebaran dengan aman dan nyaman tanpa terganggu pemadaman listrik.

Hal tersebut, sejalan dengan tugas pengawasan Komisi XII DPR RI di bidang energi dan kelistrikan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta agar ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), pasokan listrik, serta jaringan internet tetap stabil selama periode Lebaran 2026.

"Ketersediaan BBM, pasokan listrik dan jaringan internet diupayakan terus stabil," kata Presiden dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

Presiden juga meminta peningkatan kualitas pelayanan di area peristirahatan, pelabuhan, bandara, dan seluruh stasiun guna mendukung kelancaran arus mudik.

Prabowo mengingatkan agar tidak terjadi antrean yang tidak terkendali di berbagai titik layanan transportasi tersebut.

Selain itu, Presiden Prabowo meminta para menteri terkait memastikan pasokan pangan tetap stabil dan aman serta harga dapat terjaga selama Lebaran.

Baca juga: Anggota DPR minta PLN jaga pasokan listrik selama Ramadhan hingga Idul Fitri

Baca juga: SKY dorong ketahanan energi nasional melalui sinergi PLN, Antam, dan Pertamina

Baca juga: Komisi XII soroti 20 tahun pembuangan lumpur Lapindo ke Sungai Porong

Baca juga: Panja Komisi XII DPR pantau PT DSAW, fokus TKDN Nasional

Baca juga: SKY: PDI Perjuangan harus solid hadapi tantangan pembangunan nasional



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026