Logo Header Antaranews Kalteng

Pakistan ingin tingkatkan kemitraan TI dan pendidikan bersama Indonesia

Senin, 17 November 2025 22:20 WIB
Image Print
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri usai menerima surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari 12 duta besar negara sahabat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Pakistan untuk Republik Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri mengajak Presiden RI Prabowo Subianto agar Indonesia dan Pakistan dapat meningkatkan kolaborasi di bidang teknologi informasi dan pendidikan.

Zahid mengatakan sektor teknologi informasi (TI) merupakan area strategis yang dimiliki Pakistan dan negaranya memiliki kapasitas serta kapabilitas besar dalam pengembangan teknologi.

Baca juga: Dubes Pakistan sebut Prabowo pemimpin visioner yang bawa Indonesia maju

"Sektor TI merupakan bidang lain yang sangat penting, di mana Pakistan memiliki kapasitas yang memadai dan kami ingin bekerja sama dengan teman-teman Indonesia kami untuk meningkatkan kolaborasi di bidang teknologi informasi," kata Zahid di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Selain sektor teknologi informasi, Zahid juga menyoroti pentingnya kerja sama pendidikan.

Baca juga: Approval rating melonjak, Hashim yakin Prabowo menang lagi di 2029

Ia berharap dapat menerima lebih banyak pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di fakultas kedokteran, teknik, maupun teknologi informasi di Pakistan.

"Kami berharap dapat menerima lebih banyak lagi pelajar Indonesia untuk belajar di Pakistan, terutama di perguruan tinggi kedokteran kami, di universitas teknik kami, di universitas teknologi informasi kami, sehingga kami berharap dapat memperluas kerja sama di semua bidang operasi," katanya.

Baca juga: Prabowo bersumpah jiwa raga untuk bangsa, rakyat tak boleh hidup sulit

Pakistan merupakan mitra dagang terbesar kedua di Asia Selatan. Total perdagangan Indonesia dan Pakistan mencapai 4 miliar dolar AS per tahun.

Ekspor unggulan Indonesia ke Pakistan yang terbesar adalah minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO). Sementara Indonesia mengimpor produk, seperti buah-buahan, peralatan bedah, serta peralatan olahraga dari Pakistan.



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026