Untuk perangkat wearable, Huawei siapkan "mode kursi roda"

id Huawei, Untuk perangkat,wearable,siapkan mode, kursi roda, kalteng

Untuk perangkat wearable, Huawei siapkan "mode kursi roda"

Logo Huawei yang terlihat di Huawei ASEAN Academy di CIBIS Park, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2022). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Shenzhen (ANTARA) - Raksasa teknologi China, Huawei, akan meluncurkan mode kursi roda untuk fitur olahraga dan kesehatan pada perangkat yang dapat dikenakan (wearable) pintarnya bulan ini, mengintegrasikan aksesibilitas bagi para pengguna kursi roda.

Zhu Ping, presiden layanan penjualan dan pemasaran bisnis konsumen Huawei, mengatakan inovasi ini terinspirasi dari Presiden Komite Paralimpiade Asia Majid Rashed.

"Setelah melakukan penelitian mendalam, kami mengembangkan fungsi ini untuk mengevaluasi aktivitas secara ilmiah dengan merekam dorongan, durasi, dan kalori, sehingga membantu pengguna dalam mengatur latihan mereka," kata Zhu kepada Xinhua.

Pengiriman perangkat wearable global Huawei telah melampaui 200 juta unit tahun ini, menduduki peringkat pertama di dunia dalam hal pengiriman paruh pertama dan memimpin di lebih dari 20 pasar. Kalangan analis mengaitkan pencapaian ini dengan ketahanan Huawei dan integrasi lokal, di mana merek tersebut melonjak ke peringkat ke-39 menurut pemeringkatan Kantar BrandZ 2025.

"Pertumbuhan berasal dari kepercayaan konsumen global," tegas Zhu.

Perusahaan tersebut menyoroti perangkat wearable dan aplikasi ekosistem, dengan meluncurkan jam tangan baru di Paris dan menggelar berbagai acara di seluruh dunia. Huawei juga berkolaborasi dengan lebih dari 150 institusi penelitian, dan hingga saat ini telah membuka lebih dari 70 jenis data untuk kajian kesehatan.

Ke depannya, Zhu mengatakan Huawei akan "berjalan bersama pengguna global" di bawah proposisi mereknya, "Now is Yours". "Kepercayaan konsumen adalah aset paling berharga bagi kami. Kami ingin terhubung secara autentik lintas budaya," tambah Zhu.


Pewarta :
Editor : Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.