Logo Header Antaranews Kalteng

Bahlil minta DPD Kalteng gaspol naikkan kursi DPRD di pemilu mendatang

Sabtu, 29 November 2025 19:37 WIB
Image Print
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia pada pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalteng di Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025). ANTARA/Rendhik Andika

Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meminta ketua DPD Golkar Kalimantan Tengah (Kalteng) yang terpilih untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan arahan pada pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalteng di Palangka Raya, Sabtu.

“Ketua terpilih harus mampu menaikkan jumlah kursi legislatif dan memenangkan pemilu. Itu tugas utama pengurus baru,” kata Bahlil.

Ia menegaskan bahwa penguatan kaderisasi wajib dilakukan dan harus dibuktikan melalui pendataan serta penerbitan kartu anggota.

“Kaderisasi itu harus nyata, salah satunya dengan memastikan seluruh kader memiliki kartu anggota,” ujarnya.

Menurut Bahlil, Partai Golkar merupakan partai inklusif dan terbuka sehingga masyarakat menjadi bagian paling penting dalam struktur kekuatan politik partai.

“Golkar adalah partai inklusif, dan saham partai itu adalah masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Ia juga menilai capaian Golkar di Kalteng dalam beberapa tahun terakhir cukup menggembirakan. Kader Golkar dari Kalteng yang kini menjadi bagian dari kabinet Menteri P2MI, menurutnya, menjadi bukti kualitas SDM daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

“Itu menunjukkan SDM Kalteng memiliki daya saing nasional,” katanya.

Selain itu, peningkatan kursi DPRD provinsi serta kabupaten/kota, termasuk kemenangan pada sejumlah pilkada, disebutnya sebagai prestasi yang patut diapresiasi.

“Saya apresiasi Ketua Golkar Kalteng dan seluruh jajarannya atas pencapaian tersebut,” ujarnya.

Bahlil menekankan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum evaluasi, penyusunan program kerja, serta pemilihan ketua dan formatur. Ia meminta program kerja yang disusun harus dapat diwujudkan dalam kontribusi nyata bagi pembangunan.

“Kader Golkar harus ambil bagian secara nyata untuk memajukan dan mengisi pembangunan bangsa,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya konsolidasi berjenjang yang harus ditindaklanjuti dengan Musda di kabupaten dan kota serta rehabilitasi pengurus yang tidak aktif hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Struktur di bawah adalah ujung tombak pergerakan partai, maka harus diperkuat,” tegasnya.

Selain itu, Bahlil mengingatkan bahwa Golkar memiliki kewajiban untuk mendukung program pemerintah yang berpihak pada rakyat, seperti MBG, swasembada pangan dan energi, sekolah rakyat, serta koperasi merah putih.

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang menghadiri acara tersebut mengatakan, Musda merupakan forum penting dan strategis untuk memilih sosok terbaik untuk melanjutkan kepemimpinan partai.

"Pergantian pemimpin adalah hal yang wajar, sehingga dinamika nantinya harus disikapi dengan arif dan bijak. Saya harap nantinya pada musda ini terpilih sosok yang mampu memperkuat peran partai Golkar dalam pembangunan di Kalteng di berbagai bidang," kata Agustiar.



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026