
Bertemu BNN Kalteng, Bupati Bartim tegaskan komitmen perangi narkoba

Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah M Yamin menegaskan komitmen pemerintahannya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).
Penegasan itu disampaikan saat audiensi P4GN dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalteng Brigjen Pol Mada Roostanto, dan turut dihadiri Ketua DPRD Bartim, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang meliputi Dandim 1012/Buntok, Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri setempat, kemarin.
Turut hadir pula Ketua Pengadilan Negeri Barito Timur, Ketua Pengadilan Agama Barito Timur, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Barito Timur, Kepala Instansi Vertikal, Korwil BINDA Kabupaten Barito Timur, para Camat se-Kabupaten Barito Timur, perwakilan Kepala SMA/SMK, serta undangan lainnya dan insan pers.
"Audiensi dan pertemuan P4GN menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan program Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar)," kata Yamin di ruang rapat Bupati Barito Timur.
Dia pun menekankan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan peredaran narkotika. Apalagi berdasarkan data tiga tahun terakhir, kasus narkoba di Bartim menunjukkan tren peningkatan.
"Ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi muda," ujarnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim itu pun memaparkan, pada tahun 2023 tercatat 15 kasus narkoba, meningkat menjadi 29 kasus pada tahun 2024, dan kembali naik menjadi 32 kasus pada tahun 2025. Mayoritas pelaku berasal dari kalangan swasta, dengan sebagian kecil menjalani rehabilitasi.
Baca juga: Wabup sebut banjir di sejumlah wilayah di Bartim perlu solusi jangka panjang
Yamin mengatakan pentingnya peran orang tua dan sekolah sebagai benteng utama pencegahan narkoba pada anak dan remaja. Untuk itu, orangtua diharapkan membangun komunikasi terbuka, melakukan pengawasan yang bijaksana, serta menanamkan nilai moral dan agama sejak dini. Sementara itu, pihak sekolah didorong untuk memperkuat pendidikan anti narkoba, peran guru bimbingan konseling, serta melakukan deteksi dini terhadap peserta didik.
"Sinergi yang kuat antara keluarga dan sekolah akan menjadi pagar betis yang kokoh agar anak-anak kita terhindar dari penyalahgunaan narkoba," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Barito Timur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah beserta jajaran atas perhatian dan dukungan terhadap upaya P4GN di wilayah Kabupaten Barito Timur.
Audiensi P4GN ini diharapkan dapat memperkuat langkah konkret dan berkelanjutan dalam menjaga keamanan, kesehatan, serta masa depan generasi muda Barito Timur dari ancaman narkotika.
Baca juga: Ganggu aktivitas warga, perbaikan Jembatan Ambles di Bentot mendesak diperbaiki
Baca juga: Cegah korban, Wabup Barito Timur tinjau jalan ambles di Ampah Kota
Baca juga: Tinjau dampak banjir, Wabup Barito Timur serahkan bantuan ke warga Dusun Tengah
Pewarta : cakre/Jaya WM
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
