
Bahaya bawa anak berkendara di malam hari

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis anak konsultan respirologi dr. Darmawan Budi Setyanto Sp.A (K) mengingatkan orang tua untuk tidak perlu membawa anak-anak berkendara menggunakan sepeda motor di malam hari karena dapat membahayakan kesehatan.
“Disamping dingin, polusinya akan merusak (kesehatan), saya jadi tanya kenapa suka membawa anaknya keluar malam hari? Ya tidak usah diajak anaknya kalau mau cari makanan,” kata Darmawan kepada ANTARA, Rabu.
Ia mengatakan kebiasaan membawa anak berjalan-jalan di malam hari menggunakan sepeda motor tidak baik untuk dilakukan karena berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan anak.
Ia juga mengatakan anak tidak harus selalu dibawa-bawa jika memungkinkan untuk tetap di rumah, untuk melindungi anak dari pajanan polusi dan dinginnya angin malam.
“Memang perlunya apa bawa-bawa keluar malam hari. Kalau sekali-sekali ya apa boleh buat. Kalau kebiasaan, ya jangan, Kebiasaan yang tidak sehat, jangan diteruskan,” katanya.
Namun jika memang ada suatu keadaan yang mengharuskan orang tua membawa anak pergi keluar malam hari menggunakan sepeda motor, Darmawan mengingatkan untuk orang tua memakaikan masker pada anaknya untuk mengurangi pajanan polusi.
Pastikan juga menjaga kehangatan anak dengan memakaikan jaket dan pakaian hangat agar suhu tubuh tidak turun karena paparan angin kencang atau udara dingin malam hari.
Selain itu juga jangan terlalu sering membawa keluar anak balita pada malam hari jika tidak ada keperluan mendesak. Jika memungkinkan, orang tua bisa bergantian untuk keluar di malam hari tanpa harus perlu membawa serta anak mereka.
Paparan angin malam berlebih pada anak dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti flu, pilek, infeksi saluran pernapasan (ISPA), hingga hipotermia. Udara dingin memicu penyempitan pembuluh darah di hidung, melemahkan sistem imun, dan menyebabkan kulit kering.
Pewarta : Fitra Ashari
Editor:
Nano Ridhansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
