
Pemkab Bartim segera kukuhkan TRC dan simulasikan penanganan bencana

Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah sedang mempersiapkan Pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Simulasi Penanganan Bencana, sebagai upaya menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 360/1809/BAK Tahun 2022.
Pengukuhan TRC ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana, kata Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Bartim Ahmad Gazali di Tamiang Layang, Kamis.
"Rencananya pengukuhan TRC dan simulasi penanganan bencana itu dilaksanakan 7 Februari 2026 dan akan langsung dipimpin oleh Bupati Bartim M Yamin," ucapnya.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bartim beserta jajaran, jajaran Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Bartim, Dinas PUPR Perkim Bartim, serta unsur perangkat daerah lainnya, menggelar gotong royong di lokasi pengukungan, yakni lapangan Expo jalan Patianom Tamiang Layang.
Fokus gotong royong lintas perangkat daerah yang dimulai dari membersihkan area kegiatan, menata lokasi, pemasangan tenda dan sarana pendukung lainnya itu, sebagai bentuk kesiapan dalam mendukung kelancaran agenda strategis daerah, khususnya dalam penguatan sistem penanggulangan bencana.
"Seluruh unsur memang bergerak bersama untuk memastikan pengukuhan TRC dan simulasi penanganan bencana ini dapat berjalan lancar dan aman," kata Gazali.
Baca juga: ASN Diskominfops Bartim didampingi KP2KP Tamiang laporkan SPT tahunan 2025
TRC Kabupaten Barito Timur akan melibatkan unsur Forkopimda, perangkat daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, relawan, serta kelompok masyarakat lainnya sebagai bagian dari upaya terpadu memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan bencana di daerah.
Rangkaian kegiatan nantinya meliputi pengukuhan TRC, arahan Bupati Barito Timur, penyampaian materi penanganan bencana oleh BPBD Provinsi, Basarnas, PT Adaro Indonesia, serta RSUD Tamiang Layang, dan dilanjutkan dengan simulasi penanganan korban banjir dan kebakaran hutan/lahan.
Baca juga: Optimalkan aspirasi warga, Bupati ingatkan sinergi kecamatan dan desa
Baca juga: Pemkab Bartim himpun 138 usulan pembangunan dari tujuh desa
Baca juga: Optimalkan pelayanan, Pemkab Bartim luncurkan penerapan BLUD di seluruh puskesmas
Pewarta : Cakre/Jaya WM
Editor:
Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
