
DPRD minta Pemprov Kalteng pantau stok sembako jelang Ramadhan

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Bambang Irawan meminta pemerintah provinsi memantau ketersediaan dan stabilitas harga sembilan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan agar kebutuhan masyarakat tetap aman.
“Ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan harus benar-benar dipantau dan dikontrol supaya tidak terjadi gejolak di pasaran,” katanya di Palangka Raya, Rabu.
Dia menilai, pengawasan tidak hanya menyangkut ketersediaan stok, tetapi juga pengendalian harga agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat.
Selain itu, pihaknya mengingatkan agar tidak terjadi praktik penimbunan oleh oknum tertentu yang memanfaatkan momentum hari besar keagamaan.
“Jangan sampai ada penimbunan atau permainan harga yang justru merugikan masyarakat,” ucapnya.
Baca juga: DPRD minta Bapenda Palangka Raya rutin gelar operasi penertiban pajak
Bambang menekankan pentingnya peran Bulog, dinas pertanian, serta instansi teknis lainnya untuk rutin melakukan monitoring pasar di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Pengawasan yang dilakukan secara menyeluruh dinilai mampu mencegah adanya spekulasi harga oleh pemasok atau distributor.
“Monitoring pasar harus dilakukan secara konsisten agar tidak ada pemasok yang seenaknya menaikkan harga,” ujarnya.
Bambang juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran di lapangan.
Hal ini dilakukan sebab informasi dari masyarakat dinilai penting sebagai bahan tindak lanjut bagi pemerintah dan aparat penegak hukum.
“Kami mengimbau masyarakat, jika menemukan pemasok nakal atau penimbunan, segera laporkan ke DPRD atau pemerintah,” demikian Bambang.
Baca juga: DPRD dan Pemprov Kalteng percepat pembahasan dua raperda
Baca juga: DPRD Kotim soroti masalah penyakit masyarakat dan infrastruktur di Baamang
Baca juga: DPRD dan Pemprov Kalteng percepat pembahasan dua raperda
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
