
Samsung kembali rajai pasar DRAM global

Jakarta (ANTARA) - Samsung Electronics Co. kembali merebut posisi teratas di pasar global dynamic random-access memory (DRAM) pada kuartal keempat tahun lalu.
Capaian tersebut didorong oleh peningkatan penjualan high bandwidth memory (HBM) oleh perusahaan, menurut data yang dirilis Kamis, sebagaimana diberitakan kantor berita Korea Selatan Yonhap.
Berdasarkan data firma riset pasar TrendForce, penjualan DRAM Samsung Electronics pada periode Oktober-Desember mencapai 19,3 miliar dolar Amerika Serikat (sekitar Rp323 triliun), naik 43 persen dibanding kuartal sebelumnya, dengan pangsa pasar sebesar 36 persen.
SK hynix Inc. mencatat kenaikan penjualan DRAM sebesar 25,2 persen secara kuartalan menjadi 17,2 miliar dolar AS (Rp288 triliun) pada kuartal keempat, sehingga turun ke posisi kedua dengan pangsa pasar 32,1 persen.
Perusahaan asal Amerika Serikat, Micron Technology Inc., berada di peringkat ketiga dengan penjualan DRAM sebesar 12 miliar dolar AS (Rp201 triliun) dan menguasai 22,4 persen pasar.
Capaian tersebut menjadi pertama kalinya Samsung kembali memimpin pasar DRAM sejak kehilangan posisi puncak pada kuartal pertama 2025, yang juga menjadi kali pertama dalam 33 tahun perusahaan kehilangan gelar tersebut.Pengamat industri menyebut perubahan pangsa pasar terjadi setelah Samsung Electronics mulai memasok chip HBM generasi kelima kepada Nvidia serta memperluas produksi produk memori lama di tengah kenaikan harga belakangan ini.
Pewarta : -
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
