Logo Header Antaranews Kalteng

Ditahan imbang Como, Darmian optimistis hadapi leg kedua

Kamis, 5 Maret 2026 21:18 WIB
Image Print
Bek Inter Milan, Mateo Darmian. (Inter Milan)

Jakarta (ANTARA) - Bek Inter Milan Matteo Darmian mengatakan, imbang 0-0 dengan Como 1907 pada leg pertama semifinal Piala Italia 2025/2026 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Rabu dini hari WIB, menjadi modal bagus untuk leg kedua.

"Hasil itu penting untuk leg kedua. Kami tampil baik dan memperlihatkan sikap yang tepat," ujar Darmian dikutip dari laman resmi Inter Milan.

Dengan seri tanpa gol di leg pertama, Inter Milan memerlukan kemenangan dengan berapa pun skornya pada leg kedua di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, 22 April 2026, untuk melaju ke final.

Como juga demikian, tetapi mereka harus dapat mengatasi tekanan dari suporter tuan rumah sepanjang pertandingan.

Selain itu, Inter juga sangat tangguh ketika berlaga di kandang. Di Liga Italia musim ini, misalnya, Inter Milan hanya dua kali kalah dan sekali seri dari 14 pertandingan di Giuseppe Meazza.

"Kami ingin memenangkan laga di rumah, tentu saja. Namun, sebelum itu, kami mesti fokus ke laga berikutnya yang tidak kalah penting," tutur Darmian.

Berikutnya, Inter Milan akan menghadapi tim sekota AC Milan pada Minggu (8/3) malam waktu setempat atau Senin (9/3) dini hari WIB, dalam lanjutan Liga Italia 2025/2026.

Saat menghadapi Como 1907, Inter Milan berlaga tanpa sang kapten Lautaro Martinez yang masih dalam pemulihan cedera.

Martinez mengalami cedera sejak pertengahan Februari 2026 dan diperkirakan absen sekitar tiga sampai empat minggu.

Penyerang asal Argentina itu untuk sementara menjadi pemain tersubur Inter Milan pada musim ini dengan total 18 gol dari 35 pertandingan di semua kompetisi.

Namun, menurut bek sayap Inter Milan Carlos Augusto, absennya Lautaro Martinez tidak menjadi alasan gagalnya mereka melesakkan gol saat bersua Como.

"Lautaro adalah kapten dan sosok penting bagi kami. Akan tetapi, semua penyerang Inter Milan berkualitas dan berupaya keras membantu kami menang. Kami boleh saja imbang di leg pertama, tetapi masih ada leg kedua," tutur Augusto.

Jika menang pada leg kedua, Inter Milan akan mengulangi pencapaian mereka p musim 2022/2023. Kala itu Inter Milan menjadi juara setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di final.

Sementara Como berkesempatan mencapai final Piala Italia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub. Semifinal pada musim ini pun menjadi yang pertama sejak musim 1985/1986, di mana kala itu Como takluk dari Sampdoria lewat babak adu penalti.



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026