Logo Header Antaranews Kalteng

Gunung Mas bawa 'Semangat Tambun Bungai' di Karnaval Budaya FBIM 2026

Senin, 18 Mei 2026 08:30 WIB
Image Print
Kontingen Gumas saat Karnaval Budaya FBIM di Palangka Raya, Minggu (17/5/2026). (ANTARA/HO-Diskominfosantik Gumas)

Kuala Kurun (ANTARA) - Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah ikut berpartisipasi dalam Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 dengan menampilkan tema "Spirit of Tambun Bungai" atau Semangat Tambun Bungai.

Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing di Palangka Raya, Minggu, mengatakan tema tersebut dipilih karena Tambun dan Bungai merupakan sosok legendaris yang berasal dari Gumas tepatnya dari Desa Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah.

"Dengan mengangkat tema ini kami harap semakin banyak masyarakat yang mengetahui Tambun Bungai berasal Gumas," sambungnya.

Dalam karnaval tersebut, kontingen Gumas menghadirkan kisah perjuangan Tambun dan Bungai sebagai pejuang adat dan kebudayaan Dayak Ngaju, beserta senjata pusaka yakni lunju dan dohong.

Selain Karnaval Budaya, kontingen Gumas juga mengikuti berbagai cabang lomba, yakni Parade Tari Daerah, Habayang Putra, Menyipet Putra, Jagau Bawi Nyai Pariwisata, Atraksi Sakepeng Putra, serta Parade Tradisi Lisan Karungut Putra.

Keikutsertaan dalam FBIM 2026 ini merupakan wujud komitmen pemkab dalam melestarikan budaya, karena budaya merupakan identitas daerah sekaligus sarana mempererat persatuan masyarakat di Kalteng.

"Kami berharap melalui kegiatan ini semangat pelestarian budaya terus tumbuh, sehingga adat, seni dan tradisi yang diwariskan leluhur tetap terjaga dan dapat terus lestari di tengah perkembangan zaman," kata Efrensia.

Baca juga: Polres Gumas panen 12 ton jagung dari dua lokasi

Festival yang dibuka Gubernur Agustiar Sabran di Bundaran Besar Palangka Raya ini digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng dan telah diakui sebagai salah satu agenda nasional dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Lebih dari sekadar perayaan, FBIM menjadi panggung pemersatu yang mencerminkan semangat Falsafah Huma Betang, di mana keberagaman suku, adat dan seni budaya Kalteng berpadu dalam satu harmoni.

Rangkaian kegiatan berlangsung hingga 23 Mei 2026, dengan memanfaatkan lokasi-lokasi strategis yang mudah dijangkau masyarakat, seperti GOR Indoor Serbaguna, Bundaran Besar, area Bawah Jembatan Kahayan, dan lainnya.

Baca juga: Golkar Gunung Mas buka pendaftaran calon ketua DPD

Baca juga: Pemkab Gunung Mas minta Pertamina jaga ketersediaan BBM hingga tingkat Pertashop

Baca juga: Komisi II DPRD Gumas sebut BUMDes bisa jadi solusi distribusi BBM ke desa



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026