
Kaji tiru ke Yogyakarta, Pemkab Barut perkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, melakukan kaji tiru ke Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
"Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami sekaligus bentuk nyata semangat kolaborasi antardaerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik," kata Bupati Barito Utara Shalahuddin di Yogyakarta, Selasa.
Kedatangan dipimpin Bupati Shalahuddin dan rombongan bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan masing-masing bersama istri, Sekda Muhlis dan sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) disambut dengan antusias Kepala Dinas Kesehatan DIY dr. Gregorius Anung Trihadi, yang hadir mewakili Gubernur DIY dengan melakukan dialog interaktif di Ghedong Pracimasana, Kepatihan Kompleks Kantor Gubernur DIY.
Menurut Shalahuddin, kaji tiru ini adalah sebagai sarana pembelajaran, memperoleh wawasan, pertukaran pengalaman, serta menggali praktik-praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan Pemda DIY dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, kata dia, Pemkab Barito Utara berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih baik, menyempurnakan tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta melahirkan inovasi-inovasi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.
"Kami ucapkan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah DIY atas sambutan hangat dan keterbukaan yang diberikan," ujar Shalahuddin.

Sementara itu, Gubernur DIY dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Gregorius Anung Trihadi, menyampaikan selamat datang kepada jajaran Pemkab Barito Utara di Yogyakarta.
Pihaknya menekankan studi banding harus ditempatkan sebagai proses membaca pengalaman, menemukan prinsip-prinsip relevan, dan mengolahnya sesuai dengan karakter serta kebutuhan daerah masing-masing.
Baca juga: Shalahuddin pimpin kaji tiru ke Gunungkidul tingkatkan layanan publik
Baca juga: Wakil Bupati Barito Utara pimpin kaji tiru ke Bantul
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam sambutan Gubernur DIY meliputi Orientasi Pembangunan, di mana manajemen pemerintahan harus beranjak dari sekadar menghasilkan output (keluaran) menuju penciptaan outcome (hasil) dan dampak nyata bagi masyarakat.
Disampaikan pula Pemda DIY berhasil mempertahankan predikat "Sangat Memuaskan" (Predikat A) dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dari KemenPAN-RB selama delapan tahun berturut-turut sejak 2018.
Baca juga: Pemkab Barito Utara perkuat produktivitas perkebunan melalui bantuan bibit dan saprodi
Baca juga: Tinjau Jembatan Tumpung Laung, Shalahuddin tegaskan infrastruktur dan pendidikan jadi prioritas
Selain itu, Pemda D.I.Y menyebut bahwa keberhasilan manajemen pemerintahan sangat membutuhkan komitmen kepemimpinan yang kuat, keselarasan perangkat daerah, tata kelola transparan, pemanfaatan teknologi efektif, serta budaya kerja yang terbuka terhadap inovasi.
Pemerintah Daerah DIY berharap kunjungan kerja ini dapat berlangsung secara terbuka, substantif, dan konstruktif, sehingga mampu memberikan manfaat besar bagi peningkatan kinerja tata kelola pemerintahan di masing-masing daerah.
Baca juga: Bupati Shalahuddin minta optimalkan distribusi air bersih di musim kemarau
Baca juga: Bunda PAUD Barito Utara komitmen tingkatkan layanan pendidikan di desa pedalaman
Baca juga: Bupati Shalahuddin tekankan pembangunan Jembatan Lemo dan PDAM Jingah sesuai target
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
