Logo Header Antaranews Kalteng

Dinas Pertanian Barito Utara pacu realisasi program 2026

Sabtu, 5 September 2026 19:50 WIB
Image Print
Kadis Pertanian Barito Utara Adi Haryadi. ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, memacu pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 baik dari sisi realisasi keuangan maupun fisik.

“Realisasi ini menjadi bagian dari evaluasi dan pengendalian pelaksanaan kegiatan, sehingga setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Kepala Dinas Pertanian Barito Utara Adi Haryadi di Muara Teweh, Selasa.

Hal itu disampaikan Adi Haryadi pada rapat koordinasi Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara dihadiri Bupati Shalahuddin, Wabup Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis serta kepala OPD.

Dalam paparannya, dia menyampaikan perkembangan capaian realisasi keuangan dan fisik Dinas Pertanian per 31 Agustus 2026. Capaian tersebut terbagi pada sekretariat serta sejumlah bidang, yakni tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan, prasarana dan sarana pertanian, serta penyuluhan.

Pada Bidang Tanaman Pangan dengan pagu APBD sebesar Rp4,29 miliar, realisasi keuangan telah mencapai 81,12 persen dan realisasi fisik 89,04 persen. Kegiatan utama antara lain pengadaan benih jagung hibrida, pupuk nonsubsidi, benih padi sawah serta pestisida atau obat pertanian.

Sementara itu, Bidang Hortikultura dengan pagu Rp550 juta mencatat realisasi keuangan sebesar 82,89 persen dan fisik 86,04 persen. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain pengadaan bibit atau benih tanaman, pupuk nonsubsidi serta belanja barang dan jasa.

Adi mengatakan, bidang yang capaian realisasinya masih relatif rendah, pihaknya terus melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan. Salah satunya pada Bidang Perkebunan yang memiliki pagu Rp30,23 miliar, dengan realisasi keuangan 3,81 persen dan fisik 7,95 persen per 31 Agustus 2026.

Menurutnya, pengendalian pembangunan diperlukan agar pelaksanaan kegiatan tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan, sekaligus memastikan serapan anggaran dan progres fisik dapat meningkat hingga akhir tahun anggaran.

Baca juga: Realisasi APBD RSUD Muara Teweh capai 46,66 persen

“Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan, terutama kegiatan yang masih membutuhkan percepatan, agar target pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal,” katanya.

Selain itu, Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian dengan pagu Rp18,26 miliar mencatat realisasi keuangan 47,87 persen dan fisik 49,46 persen. Kegiatan utamanya antara lain pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani dan irigasi, pembangunan workshop gudang alsintan pertanian, serta rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani.

Adi berharap seluruh jajaran Dinas Pertanian dapat meningkatkan koordinasi dan mempercepat penyelesaian kegiatan, sehingga program pembangunan sektor pertanian dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.

Baca juga: PUPR Barito Utara percepat progres infrastruktur

Baca juga: BPBD Barito Utara perkuat koordinasi lintas sektor hadapi karhutla

Baca juga: Bupati Barito Utara terbitkan SE antisipasi dampak kabut asap karhutla



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026