Perampok bersenjata jarah dua toko emas Dharmasraya
Minggu, 3 Februari 2013 18:10 WIB
Ilustrasi Perampokan. (ANTARA News/Handry Musa) istimewa
Pulau Punjung,
Sumbar (ANTARA News) - Perampok bersenjata api beraksi menjarah dua toko
emas di Pasar Ampalu, Nagari Ampalu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten
Dharmasraya, Sumatera Barat, Sabtu.
Kapolres Dharmasraya AKBP Chairul Azizi melalui Kapolsek Koto Baru Aiptu Yana Jaya Widia ketika dikonfirmasi, membenarkan telah terjadi perampokan di Pasar Ampalu, sekitar pukul 12.38 WIB.
Perampokan bersenjata itu, menyantroni toko emas H Zaidir milik Febian Fazi (28) berhasil membawa emas sekitar 500 gram dan begitu pula di toko emas Asir milik Mulyadi( 46) dengan jumlah emas raib 500 gram.
Kejadian itu, Yana menjelaskan sekitar pukul 12.38 WIB datang orang menggunakan dua unit sepada motor jenis Yamaha Vixion dari arah Tanjung Simalidu, perbatasan Dharmasraya-Jambi.
Pengendara yang berjumlah empat orang itu, mendekati halaman toko emas dengan muka mereka ditutupi helm.
Sesampainya perampok di halaman parkir toko emas tersebut, begitu cepat dan ligat mereka menodongkan senjata laras panjang --sedang diteliti jenisnya-- kepada pemilik toko.
Dalam durasi waktu lima menit perampok berhasil menguras isi tokoh emas H. Zaidir dan Asir yang posisi letaknya bersebelahan.
Setelah selesai beraksi, kata Yana para perampok melarikan diri ke arah perbatasan Dharmasraya-Jambi dengan menggunakan sepeda motor.
Menurut dia, aksi perampok tersebut tergolong nekad karena pada siang hari, bahkan sempat mengeluarkan tembakan.
Yana menjelaskan, berdasarkan dari rekaman kamera pengintai atau CCTV milik Bank BRI yang terletak di samping toko emas itu, terlihat perampok menggunakan senjata laras panjang diduga berjenis M16 dan sempat mengeluarkan beberapa kali tembakan ke udara.
Pihak kepolisian Dharmasraya sudah melakukan pengejaran dan telah berkoordinasi dengan Kapolres Tebo dan Bungo Provinsi Jambi.
(KR-SA/N005)
Kapolres Dharmasraya AKBP Chairul Azizi melalui Kapolsek Koto Baru Aiptu Yana Jaya Widia ketika dikonfirmasi, membenarkan telah terjadi perampokan di Pasar Ampalu, sekitar pukul 12.38 WIB.
Perampokan bersenjata itu, menyantroni toko emas H Zaidir milik Febian Fazi (28) berhasil membawa emas sekitar 500 gram dan begitu pula di toko emas Asir milik Mulyadi( 46) dengan jumlah emas raib 500 gram.
Kejadian itu, Yana menjelaskan sekitar pukul 12.38 WIB datang orang menggunakan dua unit sepada motor jenis Yamaha Vixion dari arah Tanjung Simalidu, perbatasan Dharmasraya-Jambi.
Pengendara yang berjumlah empat orang itu, mendekati halaman toko emas dengan muka mereka ditutupi helm.
Sesampainya perampok di halaman parkir toko emas tersebut, begitu cepat dan ligat mereka menodongkan senjata laras panjang --sedang diteliti jenisnya-- kepada pemilik toko.
Dalam durasi waktu lima menit perampok berhasil menguras isi tokoh emas H. Zaidir dan Asir yang posisi letaknya bersebelahan.
Setelah selesai beraksi, kata Yana para perampok melarikan diri ke arah perbatasan Dharmasraya-Jambi dengan menggunakan sepeda motor.
Menurut dia, aksi perampok tersebut tergolong nekad karena pada siang hari, bahkan sempat mengeluarkan tembakan.
Yana menjelaskan, berdasarkan dari rekaman kamera pengintai atau CCTV milik Bank BRI yang terletak di samping toko emas itu, terlihat perampok menggunakan senjata laras panjang diduga berjenis M16 dan sempat mengeluarkan beberapa kali tembakan ke udara.
Pihak kepolisian Dharmasraya sudah melakukan pengejaran dan telah berkoordinasi dengan Kapolres Tebo dan Bungo Provinsi Jambi.
(KR-SA/N005)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga dan Polres Barito Selatan tangkap pengedar narkoba bersenjata Airsoft Gun
19 September 2025 14:11 WIB
Polisi patroli malam sisir geng motor bersenjata tajam di Banjarmasin
25 October 2023 8:55 WIB, 2023
Pelaku penyerangan terhadap pekerja bangunan di Beoga anak buah Joni Botak
09 November 2022 19:18 WIB, 2022