Satgas Kesetiakawanan Sosial Tuntaskan Tugas
Jumat, 28 Juni 2013 12:50 WIB
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri (ANTARA/Prasetyo Utomo), Istimewa
Jakarta (ANTARA
News) -Sebanyak 230 relawan yang tergabung dalam Satgas Bhakti
Kesetiakawanan Sosial (SBKS) pada hari ini, Jumat, telah menuntaskan
tugas selama 24 hari melakukan safari ke pulau Waingapu,
Solor, Wetar, Ambon, Haruku, Fakfak dan Pangkep Makassar.
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri memberikan apresiasi kepada SBKS yang melakukan misi kemanusiaan ke sejumlah pulau-pulau terluar Indonesia.
"Luar biasa, saya bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi karena tidak mudah selama 24 hari meninggalkan keluarga untuk misi kemanusiaan," kata Mensos.
Upacara penyambutan dilakukan di hanggar helikopter KRI Banjarmasin yang sandar di dermaga Tanjung Priok Jakarta.
Di setiap lokasi, Satgas menyalurkan bantuan dan mendata berbagai permasalahan sosial yang ada untuk dicari solusinya.
"Kita akan tindak lanjuti permasalah-permasalahan yang ditemukan di daerah-daerah tersebut, seperti jika ada yang perlu bedah kampung dan masalah sosial lainnya," tambah Mensos.
Lebih lanjut Mensos mengatakan, Satgas SBKS merupakan bukti nyata bahwa para pemuda mempunyai semangat kesetiakawanan sosial yang luar biasa merupakan potensi mempercepat penanganan permasalahan sosial.
SBKS juga menjadi sarana membangun semangat kesetiakawanan sosial serta sebagai jembatan kedaulatan NKRI.
"Mudah-mudahan ke depan SBKS bisa rutin dilakukan dan tahun depan anggaran Kemensos meningkat terkait SBKS ini. Bahkan saya dengar sudah ada pihak-pihak swasta yang mau menyiapkan dana untuk bahan bakar KRI," tambah dia.
***4***
(T.D016/
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri memberikan apresiasi kepada SBKS yang melakukan misi kemanusiaan ke sejumlah pulau-pulau terluar Indonesia.
"Luar biasa, saya bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi karena tidak mudah selama 24 hari meninggalkan keluarga untuk misi kemanusiaan," kata Mensos.
Upacara penyambutan dilakukan di hanggar helikopter KRI Banjarmasin yang sandar di dermaga Tanjung Priok Jakarta.
Di setiap lokasi, Satgas menyalurkan bantuan dan mendata berbagai permasalahan sosial yang ada untuk dicari solusinya.
"Kita akan tindak lanjuti permasalah-permasalahan yang ditemukan di daerah-daerah tersebut, seperti jika ada yang perlu bedah kampung dan masalah sosial lainnya," tambah Mensos.
Lebih lanjut Mensos mengatakan, Satgas SBKS merupakan bukti nyata bahwa para pemuda mempunyai semangat kesetiakawanan sosial yang luar biasa merupakan potensi mempercepat penanganan permasalahan sosial.
SBKS juga menjadi sarana membangun semangat kesetiakawanan sosial serta sebagai jembatan kedaulatan NKRI.
"Mudah-mudahan ke depan SBKS bisa rutin dilakukan dan tahun depan anggaran Kemensos meningkat terkait SBKS ini. Bahkan saya dengar sudah ada pihak-pihak swasta yang mau menyiapkan dana untuk bahan bakar KRI," tambah dia.
***4***
(T.D016/
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Kotim perkuat kesetiakawanan sosial modal berharga membangun daerah
19 December 2025 15:58 WIB
Tumbuhkan Nilai Kesetiakawanan Sosial, Kodim 1011/Klk Ajak Siswa Bersihkan Bangunan Korban Kebakaran di Kapuas
30 January 2019 13:49 WIB, 2019
Jangan Maknai Kesetiakawanan Secara Emosional, Kata Gubernur Sugianto
21 December 2016 23:22 WIB, 2016
Presiden dan Para Menteri Hadiri HKSN, dan Dipastikan Menginap di Palangka Raya
20 December 2016 12:35 WIB, 2016