Polisi Kenakan Rompi Anti Peluru Amankan Pemilu
Rabu, 13 November 2013 16:29 WIB
Ilustrasi, Rompi anti peluru, (Istimewa)
Sampit, 13/11 (Antara) - Anggota Kepolisian Resor Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang akan bertugas mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif 2014, akan mengenakan rompi anti peluru.
"Penggunaan rompi anti pelura tersebut sebagai langkah antisipasi dan perlindungan terhadap diri anggota polisi yang melakukan pengamanan Pemilu legislatif 2014," kata Kapolres Kabupaten Kotim AKBP Himawan Bayu Aji di Sampit.
Selain rompi anti peluru, polisi yang bertugas melakukan pengamanan Pemilu legislatif 2014 juga akan dilengkapi sejumlah perlengkapan pengamanan seperti kendaraan, senjata api dan perlengkapan lainnya yang dianggap perlu.
Polres Kabupaten Kotim berkewajiban menjaga dan menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.
"Dengan adanya peralatan yang dimilik Polres Kabupaten Kotim diharapkan mampu memberikan pelayanan terhadap masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu legislatif 2014 nanti," katanya.
Menurut Himawan, seluruh sarana dan prasarana yang di miliki Polres Kabupaten Kotim layak pakai dan tidak ada kendala.
Ia berharap dengan perlengkapan yang ada dan layak pakai tersebut bisa menunjang serta memaksimalkan kinerja kepolisian dalam mengamankan sebelum maupun setelah pelaksanaan Pemilu legislatif 2014.
Untuk menyambut Pemilu 2014 pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai personel hingga peralatan penunjang.
Personil yang akan melakukan pengamanan Pemilu legislate 2014 telah menjalani serangkaian latihan pengamanan, begitu juga dengan peralatan penunjang telah dilakukan pengecekan.
Dalam pengamanan Pemilu legislate yang akan berlangsung 9 April 2014 nanti, Polres Kabupaten Kotim akan mengerahkan sedikitnya 406 personil.
"Mereka nantinya akan ditempatkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang ada diwilayah hukum Polres Kabupaten Kotim. Apabila personil yang diturunkan itu nantinya masih kurangan maka kami akan berkoordinasi dengan Polda Kalteng untuk meminta bantuan penambahan personil pengamanan," ungkapnya.
(T.KR-UTG/B/M009/M009)
"Penggunaan rompi anti pelura tersebut sebagai langkah antisipasi dan perlindungan terhadap diri anggota polisi yang melakukan pengamanan Pemilu legislatif 2014," kata Kapolres Kabupaten Kotim AKBP Himawan Bayu Aji di Sampit.
Selain rompi anti peluru, polisi yang bertugas melakukan pengamanan Pemilu legislatif 2014 juga akan dilengkapi sejumlah perlengkapan pengamanan seperti kendaraan, senjata api dan perlengkapan lainnya yang dianggap perlu.
Polres Kabupaten Kotim berkewajiban menjaga dan menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.
"Dengan adanya peralatan yang dimilik Polres Kabupaten Kotim diharapkan mampu memberikan pelayanan terhadap masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu legislatif 2014 nanti," katanya.
Menurut Himawan, seluruh sarana dan prasarana yang di miliki Polres Kabupaten Kotim layak pakai dan tidak ada kendala.
Ia berharap dengan perlengkapan yang ada dan layak pakai tersebut bisa menunjang serta memaksimalkan kinerja kepolisian dalam mengamankan sebelum maupun setelah pelaksanaan Pemilu legislatif 2014.
Untuk menyambut Pemilu 2014 pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai personel hingga peralatan penunjang.
Personil yang akan melakukan pengamanan Pemilu legislate 2014 telah menjalani serangkaian latihan pengamanan, begitu juga dengan peralatan penunjang telah dilakukan pengecekan.
Dalam pengamanan Pemilu legislate yang akan berlangsung 9 April 2014 nanti, Polres Kabupaten Kotim akan mengerahkan sedikitnya 406 personil.
"Mereka nantinya akan ditempatkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang ada diwilayah hukum Polres Kabupaten Kotim. Apabila personil yang diturunkan itu nantinya masih kurangan maka kami akan berkoordinasi dengan Polda Kalteng untuk meminta bantuan penambahan personil pengamanan," ungkapnya.
(T.KR-UTG/B/M009/M009)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKSDA Kalteng temukan tiga butir peluru bersarang di induk orang utan
24 October 2024 21:45 WIB, 2024
Seorang pengendara motor terkena peluru kesasar hingga alami luka di pelipis kiri
20 September 2024 15:14 WIB, 2024
Benarkah kebakaran gudang peluru di Bogor sebabkan korban jiwa 15 orang? Ini faktanya!
31 March 2024 11:09 WIB, 2024
Empat orang terkena peluru nyasar saat aparat bubarkan sekelompok massa di Jayapura
10 January 2023 22:39 WIB, 2023