Terminal Angkutan Darat Di Seruyan Mati Suri
Rabu, 4 Februari 2015 21:37 WIB
Terminal AKAP WA Gara.(FOTO ANTARA Kalteng/Ronny NT)
Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Terminal angkutan darat yang ada di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah mati suri dan tak juga dioperasionalkan, meski sudah bertahun-tahun selesai dibangun.
Salah satunya adalah Terminal Sei Mitak yang berada di Jalan Soekarno Hatta Desa Persil Raya Kecamatan Seruyan Hilir, kata Anggota DPRD Kabupaten Seruyan Syamsudin di Kuala Pembuang, Rabu.
"Meski sudah selesai dibangun sejak bertahun-tahun lalu, namun hingga kini belum juga difungsikan," katanya.
Politikus Hanura ini yakin, apabila terminal tersebut difungsikan maka akan mempermudah masyarakat Seruyan, khususnya warga Kuala Pembuang dalam bepergian menggunakan jasa transportasi darat.
"Karena terminal tersebut sudah lama selesai dibangun, maka sangat disayangkan jika tidak segera difungsikan," katanya.
Saat ini, terminal angkutan darat yang ada di Seruyan sudah sangat perlu difungsikan, apalagi saat ini sudah ada armada bus dari Damri yang rute Kuala Pembuang - Sampit PP dan Kuala Pembuang - Sampit - Palangka Raya, selain itu pula ada banyak travel serta biro perjalanan lainnya yang mempunyai puluhan mobil sebagai sarana untuk membawa penumpang ke berbagai kota tujuan.
Kemudian, dengan difungsikannya terminal tersebut maka dapat membantu Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) selaku dinas terkait dalam mengkoordinir armada angkutan darat yang saat ini masih menggunakan kantor masing-masing sebagai terminal.
"Pengoperasian terminal tersebut hendaknya dapat segera dilakukan, karena dengan difungsikannya terminal tersebut akan dapat menambah PAD Seruyan, apabila tidak segera difungsikan maka terminal tersebut akan cepat rusak, selain itu juga saat ini halaman terminal sudah banyak tumbuhan rumput liar," katanya.
(T.KR-JWM/B/N005/N005)
Salah satunya adalah Terminal Sei Mitak yang berada di Jalan Soekarno Hatta Desa Persil Raya Kecamatan Seruyan Hilir, kata Anggota DPRD Kabupaten Seruyan Syamsudin di Kuala Pembuang, Rabu.
"Meski sudah selesai dibangun sejak bertahun-tahun lalu, namun hingga kini belum juga difungsikan," katanya.
Politikus Hanura ini yakin, apabila terminal tersebut difungsikan maka akan mempermudah masyarakat Seruyan, khususnya warga Kuala Pembuang dalam bepergian menggunakan jasa transportasi darat.
"Karena terminal tersebut sudah lama selesai dibangun, maka sangat disayangkan jika tidak segera difungsikan," katanya.
Saat ini, terminal angkutan darat yang ada di Seruyan sudah sangat perlu difungsikan, apalagi saat ini sudah ada armada bus dari Damri yang rute Kuala Pembuang - Sampit PP dan Kuala Pembuang - Sampit - Palangka Raya, selain itu pula ada banyak travel serta biro perjalanan lainnya yang mempunyai puluhan mobil sebagai sarana untuk membawa penumpang ke berbagai kota tujuan.
Kemudian, dengan difungsikannya terminal tersebut maka dapat membantu Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) selaku dinas terkait dalam mengkoordinir armada angkutan darat yang saat ini masih menggunakan kantor masing-masing sebagai terminal.
"Pengoperasian terminal tersebut hendaknya dapat segera dilakukan, karena dengan difungsikannya terminal tersebut akan dapat menambah PAD Seruyan, apabila tidak segera difungsikan maka terminal tersebut akan cepat rusak, selain itu juga saat ini halaman terminal sudah banyak tumbuhan rumput liar," katanya.
(T.KR-JWM/B/N005/N005)
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025