Maskapai Emirates Pilih Mesin Rolls-Royce
Sabtu, 18 April 2015 10:05 WIB
Maskapai Emirates (www.the emiratesgroup.com) Istimewa
London (ANTARA News) - Maskapai Emirates Airline yang berbasis di Dubai
mendapatkan kontrak pengadaan mesin senilai 9,2 miliar dolar AS dari
produsen mesin pesawat asal Inggris, Rolls-Royce.
"Emirates hari ini mengumumkan kesepakatan bersejarah senilai 9,2 miliar dolar AS dengan Rolls-Royce untuk paket mesin Trent 900 dan TotalCare jangka panjang," kata perusahaan itu seperti dikutip AFP.
Mesin itu akan menggerakkan 50 unit pesawat Airbus A380 yang dipesan pada Dubai Air Show 2013 dan akan mulai masuk layanan tahun depan.
Kesepakatan terbesar untuk Rolls-Royce dan salah satu dari pemesanan ekspor terbesar bagi sebuah perusahaan Inggris itu diungkapkan pada jumpa pers di London tengah oleh Presiden Emirates Tim Clark.
"Rolls-Royce adalah mitra kunci untuk Emirates dan kami terkesan pada komitmennya terhadap perbaikan yang terus menerus dalam kinerja ekonomi dan operasional dari Trent 900," kata Clark. "Peningkatan ini menjadi faktor menentukan dalam selesai kami untuk produk itu bagi 50 unit A380 kami."
"Pengumuman hari ini penting tidak hanya karena merekatkan kemitraan antara Emirates dan Rolls-Royce, namun juga karena dampak ekonominya yang besar dan berkelanjutan yang akan dimiliki industri penerbangan di Inggris dan Eropa."
Kepala Eksekutif Rolls-Royce John Rishton memuji keputusan maskapai ini. "Keberhasilan Emirates dalam 30 tahun terakhir adalah luar biasa," kata dia.
"Rolls-Royce bangga menjadi bagian dari keberhasilan ini, menggerakkan pesawat Emirates sejak 1996. Kami senang bahwa Emirates kembali menaruh kepercayaannya pada teknologi kami, melalui pemesanan terbesar dalam sejarah kami."
Pengumuman hari Jumat itu mengantarkan harga saham Rolls-Royce naik 0,31 persen menjadi 983 sen dalam indeks FTSE 100 Lonson yang turun 0,88 persen menjadi 6.998,40 poin, demikian AFP.
"Emirates hari ini mengumumkan kesepakatan bersejarah senilai 9,2 miliar dolar AS dengan Rolls-Royce untuk paket mesin Trent 900 dan TotalCare jangka panjang," kata perusahaan itu seperti dikutip AFP.
Mesin itu akan menggerakkan 50 unit pesawat Airbus A380 yang dipesan pada Dubai Air Show 2013 dan akan mulai masuk layanan tahun depan.
Kesepakatan terbesar untuk Rolls-Royce dan salah satu dari pemesanan ekspor terbesar bagi sebuah perusahaan Inggris itu diungkapkan pada jumpa pers di London tengah oleh Presiden Emirates Tim Clark.
"Rolls-Royce adalah mitra kunci untuk Emirates dan kami terkesan pada komitmennya terhadap perbaikan yang terus menerus dalam kinerja ekonomi dan operasional dari Trent 900," kata Clark. "Peningkatan ini menjadi faktor menentukan dalam selesai kami untuk produk itu bagi 50 unit A380 kami."
"Pengumuman hari ini penting tidak hanya karena merekatkan kemitraan antara Emirates dan Rolls-Royce, namun juga karena dampak ekonominya yang besar dan berkelanjutan yang akan dimiliki industri penerbangan di Inggris dan Eropa."
Kepala Eksekutif Rolls-Royce John Rishton memuji keputusan maskapai ini. "Keberhasilan Emirates dalam 30 tahun terakhir adalah luar biasa," kata dia.
"Rolls-Royce bangga menjadi bagian dari keberhasilan ini, menggerakkan pesawat Emirates sejak 1996. Kami senang bahwa Emirates kembali menaruh kepercayaannya pada teknologi kami, melalui pemesanan terbesar dalam sejarah kami."
Pengumuman hari Jumat itu mengantarkan harga saham Rolls-Royce naik 0,31 persen menjadi 983 sen dalam indeks FTSE 100 Lonson yang turun 0,88 persen menjadi 6.998,40 poin, demikian AFP.
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rute penerbangan baru permudah mobilitas Palangka Raya ke Sampit dan Pangkalan Bun
11 March 2026 14:32 WIB
Maskapai Garuda siapkan 350 penerbangan tambahan pada libur Natal-tahun baru
17 December 2024 17:33 WIB, 2024
Maskapai NAM Air layani penerbangan Sampit-Semarang awal November 2024
11 October 2024 17:32 WIB, 2024
Garuda Indonesia jadi maskapai resmi penyelenggaraan 'Golden Disc Awards ke-38'
02 January 2024 16:26 WIB, 2024
Bupati Kotim berupaya keras wujudkan penambahan maskapai di Bandara Haji Asan
31 December 2023 17:24 WIB, 2023