Legislator Berharap Rekomendasi Adeksi Jadi Perhatian Mendagri
Jumat, 4 September 2015 15:42 WIB
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti. (FOTO ANTARA Kalteng/Ronny NT)
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti berharap rekomendasi yang dihasilkan rapat kerja teknis Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia mendapat perhatian khusus menteri dalam negeri.
"Harapan kita ketujuh rekomendasi hasil Rakernis ADEKSI menjadi perhatian mendagri, yang nantinya dapat diwujudkan dalam bentuk kebijakan," katanya di Palangka Raya, Jumat.
Ketujuh rekomendasi tersebut adalah pertama, meminta definisi pokok pikiran DPRD Kota dalam aspek etik dewan diperhatikan. Kedua, Adeksi meminta aturan tentang kesenjangan antara waktu dan frekuensi pembahasan anggaran diperjelas.
Dalam rekomendasi itu juga diminta batas waktu revisi keuangan pemerintah kota dipercepat, katanya seraya menambahkan, keempat Adeksi meminta hasil reses juga dijadikan usulan program prioritas pemerintah.
Alfian mengatakan, berkenaan dengan hasil reses tersebut dewan berpendapat yang menjadi prioritas program pemerintah selama ini adalah hasil musrembang.
Rekomendasi kelima disebutkan bahwa legislator meminta kedudukan DPRD jelas. Artinya, apakah wakil rakyat sebagai pejabat daerah atau pejabat negara.
Keenam, mengusulkan kenaikan gaji wali kota yang secara otomatis jika akan berimbas naiknya gaji anggota dewan dan ketujuh merevisi Undang-undang Pilkada yang menyatakan anggota dewan harus mundur dari jabatannya jika mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengatakan ketujuh rekomedasi hasil rakernis Adeksi tersebut sangat penting terkait dengan kinerja wakil rakyat.
"Rekomendasi Adeksi ini adalah pokok terkait upaya peningkatan kinerja dewan. Ketujuh rekomendasi ini disampaikan kepada Mendagri sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam menyikapi kinerja dewan kota di masa mendatang," kata Sigit.
Rakernis Adeksi yang digelar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada 1-4 September diikuti sekitar 319 wakil rakyat dari berbagai wilayah di Indonesia.
"Harapan kita ketujuh rekomendasi hasil Rakernis ADEKSI menjadi perhatian mendagri, yang nantinya dapat diwujudkan dalam bentuk kebijakan," katanya di Palangka Raya, Jumat.
Ketujuh rekomendasi tersebut adalah pertama, meminta definisi pokok pikiran DPRD Kota dalam aspek etik dewan diperhatikan. Kedua, Adeksi meminta aturan tentang kesenjangan antara waktu dan frekuensi pembahasan anggaran diperjelas.
Dalam rekomendasi itu juga diminta batas waktu revisi keuangan pemerintah kota dipercepat, katanya seraya menambahkan, keempat Adeksi meminta hasil reses juga dijadikan usulan program prioritas pemerintah.
Alfian mengatakan, berkenaan dengan hasil reses tersebut dewan berpendapat yang menjadi prioritas program pemerintah selama ini adalah hasil musrembang.
Rekomendasi kelima disebutkan bahwa legislator meminta kedudukan DPRD jelas. Artinya, apakah wakil rakyat sebagai pejabat daerah atau pejabat negara.
Keenam, mengusulkan kenaikan gaji wali kota yang secara otomatis jika akan berimbas naiknya gaji anggota dewan dan ketujuh merevisi Undang-undang Pilkada yang menyatakan anggota dewan harus mundur dari jabatannya jika mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengatakan ketujuh rekomedasi hasil rakernis Adeksi tersebut sangat penting terkait dengan kinerja wakil rakyat.
"Rekomendasi Adeksi ini adalah pokok terkait upaya peningkatan kinerja dewan. Ketujuh rekomendasi ini disampaikan kepada Mendagri sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam menyikapi kinerja dewan kota di masa mendatang," kata Sigit.
Rakernis Adeksi yang digelar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada 1-4 September diikuti sekitar 319 wakil rakyat dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Gumas berharap kembali dapat hibah sarana prasarana pengelolaan sampah
21 January 2026 7:42 WIB
Kemkomdigi berharap penghasilan UMKM lokal meningkat lewat Harbolnas 2025
09 December 2025 20:27 WIB
Legislator Gumas sebut warga Penda Rangas berharap perbaikan jalan menuju Miri
20 November 2025 16:13 WIB
Bupati Kotim berharap pensiunan ASN terus menjadi mitra strategis pemerintah
19 November 2025 19:02 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Program Posyandu berbasis komunitas Alfamart jangkau 30 ribu anak sepanjang 2025
29 January 2026 15:08 WIB
DPRD Palangka Raya usul keterlibatan akademisi dalam penanganan lingkungan
29 January 2026 13:28 WIB
DPRD Palangka Raya minta modernisasi pelayanan tak menyusahkan kelompok rentan
28 January 2026 11:50 WIB