Palangka Raya (Antara Kalteng) - Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (Ikiawan) Kota Palangka Raya melaksanakan kegiatan ibadah dalam rangka memperingati Hari Natal bersama anak-anak yatim di Panti Asuhan Kristen Agape Tangkiling Km.3,2.

"Kami sengaja melakukan ibadah tersebut untuk berbagi kasih menjelang Natal tahun 2015 ini bersama anak yatim dan piatu, sebagai bentuk kepedulian Ikiawan terhadap sesama umat Kristiani," kata Ketua Ikiawan Kota Palangka Raya Since Husana Apriasie, di Palangka Raya, beberapa waktu lalu.

Dia mengajak umat Kristiani Kota Palangka Raya untuk memaknai Natal dengan menjalankan kasih, yang salah satunya meningkatkan tali silaturahmi dalam agama, suku di tengah-tengah masyarakat.

Natal adalah momentum memperingati dan merayakan lahirnya Yesus Kristus ke dunia dan diharapkan umat Kristiani dapat mencontoh perilakunya dalam bersosial. 

"Oleh sebab itu, maka sebagai umatnya kita harus terlebih dahulu saling memaafkan, menjauhkan rasa dengki, sifat-sifat menghakimi dan fitnah dari hati masing-masing," Ucap Since, yang juga merupakan istri Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto.

Hal penting dan perlu diingat oleh masyarakat adalah perayaan Natal tidak dijadikan sebagai acara tahunan keagamaan, tapi juga merupakan momentum berbagi kasih dengan saudara-saudara yang sangat memerlukan perhatian.

"Banyak orang yang merayakan Natal dalam kemewahan, tapi mereka lupa bahwa makna dari Natal sebenarnya adalah bagaimana sesama umat dapat memberi kasih dan berbagi," ujarnya.

Dia mengatakan, kunjungan tali kasih seperti itu selalu dilaksanakan setiap tahun dan tidak hanya ketika Natal, tapi juga setiap hari besar keagamaan yang lain, sebab semua ajaran agama pasti selalu memberikan ajaran saling berbagi sesama.

"Tidak semua orang dapat merayakan Natal, Idul Fitri, Nyepi, Waisak dengan meriah dan mewah. Kita sebagai orang yang beruntung dan masih diberi karunia, sudah sewajibnya kita membantu sesama umat," tambahnya.

Since berharap, Natal tahun 2015 di Palangka Raya berjalan damai dan lancar dalam kegiatan ibadah, khususnya dalam menjaga kerukunan umat beragama di Palangka Raya.