Kodim 1012 Buntok Buka Lahan Pertanian Seluas 3.500 Ha
Rabu, 11 Mei 2016 0:50 WIB
Dandim 1012 Buntok, Letkol Inf Tri Aji Sartono (FOTO ANTARA Kalteng/Bayu Ilmiawan)
Buntok (Antara Kalteng) - Kodim 1012 Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah akan membuka lahan pertanian seluas 3.500 hektare di dua Kabupaten dalam usaha mendukung ketahanan pangan nasional, dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah itu.
"Kita akan membuka lahan pertanian cetak sawah di wilayah kabupaten Barsel dan Barito Timur (Bartim)," kata Dandim 1012 Buntok Letkol Inf Tri Aji Sartono di Buntok, Selasa.
Ia mengatakan, cetak sawah baru itu dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pertanian RI dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Didua kabupaten tersebut, kita mendapat jatah seluas 3.500 hektare cetak sawah baru. Semula, Barsel akan dibuka seluas 2.000 hektare dan 1.500 hektare di Bartim," ucapnya.
Akan tetapi lanjut dia, karena kondisi wilayah dan status lahan yang tidak memungkinkan di Barsel, maka diajukan relokasi ke Bartim sehingga luas lahan yang dibuka di Bartim seluas 2.500 hektare dan Barsel 1.000 hektare.
"Untuk proses surat pengalihan luasan lahan tersebut sedang dalam proses dan setelah ditentukan lokasi lahannya, maka kita akan mengerjakan pembukaan lahan tersebut," ucap dia.
Menurut dia, di wilayah Barsel telah dibuka lahan cetak sawah di kelurahan Jelapat, Teluk Sampudau kecamatan Dusun Selatan, desa Baruang dan Tabak Kanilan kecamatan Gunung Bintang Awai serta desa Mangkatir dan Kalanis Kecamatan Dusun Hilir.
Sedangkan lahan pertanian yang akan dibuka di wilayah Bartim berada diempat kecamatan yakni kecamatan Dusun Tengah, kecamatan Karusen Janang, kecamatan Awang dan kecamatan paku.
"Dengan terbukanya cetak sawah ini, sangat besar pengaruhnya untuk meningkatkan swasembada pangan khususnya didua kabupaten tersebut," demikian Letkol Tri Aji Sartono.
"Kita akan membuka lahan pertanian cetak sawah di wilayah kabupaten Barsel dan Barito Timur (Bartim)," kata Dandim 1012 Buntok Letkol Inf Tri Aji Sartono di Buntok, Selasa.
Ia mengatakan, cetak sawah baru itu dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pertanian RI dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Didua kabupaten tersebut, kita mendapat jatah seluas 3.500 hektare cetak sawah baru. Semula, Barsel akan dibuka seluas 2.000 hektare dan 1.500 hektare di Bartim," ucapnya.
Akan tetapi lanjut dia, karena kondisi wilayah dan status lahan yang tidak memungkinkan di Barsel, maka diajukan relokasi ke Bartim sehingga luas lahan yang dibuka di Bartim seluas 2.500 hektare dan Barsel 1.000 hektare.
"Untuk proses surat pengalihan luasan lahan tersebut sedang dalam proses dan setelah ditentukan lokasi lahannya, maka kita akan mengerjakan pembukaan lahan tersebut," ucap dia.
Menurut dia, di wilayah Barsel telah dibuka lahan cetak sawah di kelurahan Jelapat, Teluk Sampudau kecamatan Dusun Selatan, desa Baruang dan Tabak Kanilan kecamatan Gunung Bintang Awai serta desa Mangkatir dan Kalanis Kecamatan Dusun Hilir.
Sedangkan lahan pertanian yang akan dibuka di wilayah Bartim berada diempat kecamatan yakni kecamatan Dusun Tengah, kecamatan Karusen Janang, kecamatan Awang dan kecamatan paku.
"Dengan terbukanya cetak sawah ini, sangat besar pengaruhnya untuk meningkatkan swasembada pangan khususnya didua kabupaten tersebut," demikian Letkol Tri Aji Sartono.
Pewarta : Bayu Ilmiawan
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR pastikan pemerintah gerak cepat tangani antrean BBM panjang di Kalteng
07 May 2026 16:50 WIB
Legislator Barsel dorong pemkab cari solusi hadapi tantangan pemangkasan anggaran
22 April 2026 17:10 WIB
Festival Daren Kanderang Tingang sarana pelestarian budaya dan penguatan UMKM
18 April 2026 15:56 WIB
Terpopuler - Barito Selatan
Lihat Juga
Legislator Barsel sarankan pemkab rampungkan dua regulasi landasan penentuan WPR
04 May 2026 21:48 WIB